Breaking News:

Beredar Kabar Ambulans Kosong Mondar-mandir untuk Takuti Warga, Benarkah? Ini Fakta Sebenarnya

Di tengah lonjakan kasus Covid-19, suara khas mobil ambulans semakin sering terdengar.

Editor: galuh palupi
Kompas.com
Petugas memindahkan mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, (5/3/2020). 

Pelaku berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian tak lama pasca insiden terjadi.

Seorang sopir truk berinisial IZ alias Unyil (28), warga Srimartani, Piyungan, Bantul ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi

Mengutip dari Tribun Jogja, mobil ambulans SAR DIY awalnya mengantarkan warga Piyungan yang suspek Covid-19 ke RSUD Prambanan.

Pasien kemudian dialihkan ke Puskesmas Berbah Sleman karena rumah sakit penuh.

Setelah mendapat penanganan di Puskesmas Berbah, pasien kembali dibawa pulang lewat Jalan Piyungan.

Pelaku pun melancarkan aksinya.

Pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor berpapasan dengan ambulans tersebut tiba-tiba menghalang-halangi jalan dengan rute zig-zag.

Sopir ambulans berinisial AA (27) warga Kapanewon Wonosari menegur pelaku.

Namun pelaku malah mengamuk dan merusak mobil ambulans.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, pelaku merusak ambulans menggunakan helm.

Akibatnya kaca bagian belakang dan bodi mobil penyok.

Pelaku kemudian ditangkap tak lama setelah kejadian.

Pelaku terbawa isu ambulans kosong

Setelah ditangkap, pelaku membeberkan motif penyerangannya.

IZ ternyata terprovokasi isu di media sosial yang menyebut adanya ambulans kosong untuk menakut-nakuti warga.

"Rupanya pelaku (IZ) selama ini terprovokasi video maupun chat di media sosial."

"Yang menyatakan bahwa ambulans selama ini kosong hanya mutar saja menakuti warga," kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan,  Rabu (14/7/2021), dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Isu yang diyakini pelaku terbantahkan setelah ambulans yang diserangnya ternyata membawa pasien suspek Covid-19.

Pelaku pun mengaku menyesali perbuatannya.

“Iya menyesal saya, Pak,” katanya.

Kini pelaku dijerat Pasal 406 KUHP yakni Pasal Penanggulangan Wabah.

IZ terancam hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

(TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti, Tribunnews.com/Miftah, Tribun Jogja/Santo Ari, Kompas.com/Markus Yuwono)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Misteri Ambulans Kosong Mondar-mandir untuk Takuti Warga, Ini Fakta Sebenarnya

Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved