Breaking News:

Pelajaran Sekolah

Apa Saja Ciri-ciri Negara Berkembang? Indonesia Masuk Dalam Daftar, Berikut Deretan Negara Lainnya

Indonesia termasuk dalam daftar negara berkembang. Lantas, apa arti negara berkembang itu sendiri?

Penulis: ninda iswara
Editor: ninda iswara
World Map
Pengertian dan daftar negara berkembang 

Reporter : Ninda Iswara

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Indonesia termasuk dalam daftar negara berkembang.

Lantas, apa arti negara berkembang itu sendiri?

Negara berkembang merupakan negara yang memiliki tingkat kesejahteraan rendah.

Tingkat kesejahteraan yang rendah ini ditandai dengan tingkat perekonomian serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang belum banyak dikuasai.

Suatu negara apakah termasuk negara maju dan negara berkembang biasanya pengumumannya dilakukan oleh negara itu sendiri.

Kendati demikian, negara lain dapat menanggapi dengan menentang keputusan dari suatu negara yang menyatakan sebagai negara berkembang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negara berkembang merupakan negara yang memiliki ciri-ciri seperti pertanian yang tradisional dan merupakan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar.

Baca juga: Mengenal Bagian-bagian Bunga, Lengkap dengan Fungsinya, Mana yang Menjadi Daya Tarik Serangga?

Baca juga: Mengenal Letak Astronomis dan Geografis Wilayah Indonesia, Ada Luas, Batas Negara, hingga Musimnya

Peta Kondisi Geografis Negara Indonesia
Peta Kondisi Geografis Negara Indonesia (Buku Terpadu Tematik SD)

Pendapatan dalam suatu negara rendah, dan sumber alam belum banyak yang terolah.

Dari sederet definisi yang ada, bisa disimpulkan bahwa negara berkembang memiliki taraf kehidupan dan kesejahteraan hidup yang relatif rendah dibandingkan penduduk di negara maju.

Untuk lebih jelasnya, simak ciri-ciri negara berkembang yang TribunNewsmaker.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Pendapatan perkapita rendah

Negara berkembang memiliki pendapatan perkapita yang masih tergolong rendah.

Pendapatan perkapita sendiri merupakan nilai rata-rata dari pendapatan penduduk di sutu negara.

2. Tingkat pendidikan rendah

Tingkat pendidikan di negara berkembang cenderung rendah.

Rendahnya tingkat pendidikan ini seringkali sebanding dengan tingginya laju pertumbuhan penduduk.

Hal ini juga berkaitan dengan rendahnya pendapatan perkapita.

Rendahnya ekonomi negara berkembang mengakibatkan kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai.

3. Tingginya angka kelahiran dan kematian

Angka kelahiran yang tinggi menyebabkan negara berkembang memiliki jumlah penduduk yang banyak.

Selain angka kelahiran yang tinggi, angka kematian tinggi juga menjadi ciri-ciri negara berkembang.

Angka kelahiran yang tinggi ini dikarenakan kurangnya sosialisasi keluarga berencana, pernikahan dini, tingkat pendidikan rendah, dan lainnya.

4. Mengandalkan sektor primer

Sektor primer sendiri merupakan hasil olahan sumber daya alam.

Negara berkembang biasanya mengandalkan sektor primer sebagai pemasukan utama.

Hal ini lantaran mayoritas negara berkembang memiliki mata pencaharian sebagai petani.

5. Impor barang lebih besar daripada ekspor

Besarnya jumlah impor daripada ekspor barang juga menjadi salah satu ciri-ciri negara berkembang.

Impor mempengaruhi kesejahteraan rakyat karena negara harus mengeluarkan uang yang tak sedikit.

Impor dilakukan ketika negara mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian sehingga butuh barang dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan.

6. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi masih rendah

Rendahnya tingkat pendidikan juga berimbas pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di negara berkembang.

Kurangnya penguasaan teknologi ini menjadikan masyarakat tak bisa berinovasi seperti orang-orang di negara maju.

7. Jumlah pengangguran tinggi

Jumlah pengangguran yang tinggi juga menjadi ciri-ciri negara berkembang.

Banyaknya jumlah pengangguran ini juga berkaitan dengan tingginya angka kelahiran yang menyebabkan semakin tingginya persaingan di dunia kerja.

Selain angka kelahiran yang tinggi, rendahnya tingkat pendidikan juga menyebabkan banyaknya jumlah pengangguran.

Kondisi ini membuat negara tak mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang layak.

8. Tingginya angka kriminalitas

Banyaknya pengangguran juga berbanding lurus dengan tingginya angka kriminalitas di negara berkembang.

Namun tindakan kriminal ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satu tindakan kriminal yang masih mengakar di pemerintahan suatu negara yakni korupsi.

Tingkat korupsi yang tinggi berdampak buruk pada perekonomian negara.

Baca juga: Mengenal Bagian Tumbuhan, Ada Akar, Daun hingga Batang, Yuk Cari Tahu Masing-masing Fungsinya!

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif Alami? Ini Penjelasan & Contoh

Daftar negara berkembang di dunia

- Negara berkembang di Benua Amerika

Argentina, Barbados, Belize, Chili, Brazil, Dominika, Costa Rica, Ekuador, El Salvador, Honduras, Jamaika, Panama, Paraguay, Meksiko, Uruguay, Ekuador, Venezuela.

- Negara berkembang di Benua Eropa

Azerbaijan, Bulgaria, Belarus, Georgia, Kroasia, Kosovo, Lithuania, Makedonia, Ukraina, Moldova, Romania, Serbia, Turki.

- Negara berkembang Benua Australia dan Oceania

Federasi Mikronesia, Nauru, Samoa, Solomon, Tonga, Tuvalu, Kepulauan Marshal, Vanuatu.

- Negara berkembang di Benua Asia

Bhutan, Kazakstan, Mongolia, Armenia, Afghanistan, Bangladesh, Brunei, Kamboja, China, India, Korea Utara, Indonesia, Myanmar, Nepal, Papua Nugini, Palestina.

- Negara Berkembang di Benua Afrika

Mesir, Djibouti, Libya, Maroko, Sudan, Mauritania, Angola, Tunisia, Sudan Selatan, Cape Verde, Kamerun, Burundi, Komoro, Republik Afrika Tengah, Ethiopia, Gabon, Ghana, Gambia.

(TribunNewsmaker.com/Ninda)

- Berita dan artikel terkait Pelajaran Sekolah lainnya di sini -

Tags:
negara berkembangIndonesiaAsiaEropaNinda Iswara
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved