Tanya Jawab Islam
Bagaimana Jika Sholat Jumat Terlambat & Tidak Mendengarkan Khutbah? Simak Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai bagaimana jika sholat Jumat terlambat dan tak mendengarkan khutbah.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Reporter: Tiara Susma
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ibadah sholat Jumat merupakan ibadah yang tak boleh ditinggalkan para umat Muslim.
Sholat Jumat hukumnya wajib bagi pria Muslim dan sunnah bagi wanita Muslim.
Sholat Jumat dikerjakan pada waktu Dzuhur di hari Jumat.
Beberapa umat Muslim mungkin pernah dihadapkan pada situasi tertentu yang membuat mereka terlambat sholat Jumat dan tak mendengarkan khutbah.
Padahal, umat Muslim dianjurkan untuk mendengarkan khutbah sebelum mengerjakan sholat Jumat.
Lantas, bagaimana jika hal seperti itu terjadi?
Baca juga: BOLEHKAH Mengerjakan Sholat Isya di Akhir Waktu Sekalian Sholat Tahajud? Ini Penjelasan Buya Yahya
Baca juga: Apakah Boleh Memejamkan Mata saat Sholat Agar Lebih Khusyuk? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV pada 9 Maret 2019.
Buya Yahya mengingatkan ada baiknya tak terlambat sholat Jumat sehingga bisa mendengarkan khutbah.
Ia kemudian menjelaskan mengenai sah tidaknya sholat Jumat saat datang terlambat.
Buya Yahya mengungkapkan sholat Jumat dianggap sah jika telah mengerjakan setidaknya satu rakaat berjamaah.
"Bagi siapapun yang ingin mengikuti sholat jamaah beda dengan jamaah sholat Jumat.
Kalau anda ingin jamaah sholat dzuhur, maka asalkan engkau sempat takbiratul ihram, sambung dengan imam sebelum salam, sah sholat anda sholat dzuhur," ujar Buya Yahya.
"Tapi kalau sholat Jumat tidak, kalau sholat Jumat anda harus mendapatkan satu rakaat," tutur Buya Yahya.
"Waktu rukuk imam di rakaat kedua, waktu imam rukuk anda ikut rukuk, berarti sholat Jumat anda sah," imbuhnya.
Baca juga: Imam Sholat Lupa Rakaat, Apakah Sholatnya Batal & Wajib Diulang? Begini Penjelasan Buya Yahya
Lantas, bagaimana jika tak mendapat satu rakaat berjamah?
Buya Yahya mengungkapkan hal itu bisa dilanjut mengerjakan empat rakaat sholat Dzuhur dengan bacaan niat sholat Jumat.
"Kalau imam sudah selesai rukuk yang kedua, setelah rukuk terus berdiri lalu anda Allahuakbar.
Sholat jamaah anda sah tapi setelah imam salam, anda menyempurnakan dengan 4 rakaat sholat dzuhur tapi niatnya tetap sholat Jumat," ungkapnya.
Berikut video lengkapnya:
Apakah Boleh Memejamkan Mata saat Sholat Agar Lebih Khusyuk? Begini Penjelasan Buya Yahya
Kita tentu pernah berada di situasi tak terduga saat melaksanakan ibadah sholat.
Hal itu terkadang membuat kita menjadi tidak khusyuk dalam menjalankan sholat.
Seperti diketahui, kita dituntut untuk menjalankan sholat dengan khusyuk.
Pasalnya, khusyuk dalam menjalankan sholat akan membuat amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
Beberapa orang mungkin pernah memejamkan mata saat menjalankan sholat agar lebih khusyuk.
Lantas muncullah pertanyaan, bagaimana hukumnya memejamkan mata saat sholat?
Apakah hal tersebut diperbolehkan atau justru dilarang?
Baca juga: Imam Sholat Lupa Rakaat, Apakah Sholatnya Batal & Wajib Diulang? Begini Penjelasan Buya Yahya
Baca juga: BOLEHKAH Orang yang Punya Sedikit Hafalan Quran Jadi Imam Sholat? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 25 September 2020.
Sebelumnya, Buya Yahya membahas soal khusyuk dalam sholat.
"Yang pertama harus dipahami adalah apa itu khusyuk, khusyuk nggak ada urusannya dengan mata," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan memejamkan mata saat sholat hukumnya makruh.
Makruh adalah perbuatan yang dianjurkan untuk tidak dilakukan.
Suatu perkara yang jika dilakukan tidak mendapat dosa, tapi jika ditinggalkan akan mendapat pahala.
Buya Yahya mengungkapkan saat menjalankan sholat, kita disunnahkan untuk melihat tempat sujud.
"Adapun masalah memejamkan mata, ulama mengatakan makruh, kecuali ada hajat yang lebih penting," tuturnya.
"Bahkan di dalam sholat kita disunnahkan, selagi tidak di depan ka'bah, kita disunnahkan melihat ke tempat sujud," imbuhnya.
Baca juga: HUKUM Lanjut Tidur Setelah Sholat Subuh, Benarkah Menghambat Rezeki? Buya Yahya Beri Penjelasan
Lebih lanjut, Buya Yahya juga memberikan pemahaman mengenai khusyuk dalam menjalankan sholat.
"Dijelaskan para ulama, khusyuk di dalam sholat itu adalah hati dan pikiran mengikuti bacaanmu di dalam sholatmu.
Nggak ada hubungannya dengan pejam mata dan buka mata," jelasnya.
"Merenungi bacaan-bacaan yang kita baca di dalam sholat, itu khusyuk," sambungnya.
Buya Yahya kemudian membeberkan situasi dimana memejamkan mata saat sholat diperkenankan.
"Mungkin kita sholat di pasar , tempat ramai,mungkin kita laki-laki banyak lalu lalang wanita, memejamkan mata agar terjaga baru diperkenankan saat itu," pungkasnya.
Berikut video lengkapnya:
(TribunnewsMaker.com/Tiara Susma)
Berita dan artikel lainnya terkait Buya Yahya di sini