Tanya Jawab Islam
Percaya pada Ramalan Cuaca di Ponsel, Apakah Termasuk Syirik? Begini Penjelasan Buya Yahya
Apakah mempercayai ramalan cuaca termasuk kategori syirik? Buya Yahya beri penjelasan.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Reporter: Tiara Susma
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di zaman sekarang, ponsel jadi sesuatu yang penting dan tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari.
Kita selalu bergantung pada ponsel di setiap waktu.
Entah itu untuk berkomunikasi dengan orang lain, mendapatkan informasi atau sekadar sebagai hiburan.
Saat ini, spesifikasi ponsel pun semakin canggih dan memiliki fitur yang beragam.
Salah satunya adalah fitur terkait ramalan cuaca.
Masyarakat biasanya menggunakannya sebagai panduan sebelum mereka berkegiatan di luar rumah.
Baca juga: Ucapan Orang Indigo Terkait Nabi & Malaikat, Bolehkah Mempercayainya? Simak Penjelasan Buya Yahya
Baca juga: Apakah Boleh Percaya Cerita Alam Barzah dari Orang yang Pernah Mati Suri? Ini Penjelasan Buya Yahya
Lantas, bagaimana hukumnya mempercayai ramalan cuaca dalam pandangan Islam?
Seperti kita ketahui, segala jenis ramalan masuk dalam kategori syirik.
Apakah mempercayai ramalan cuaca termasuk syirik?
Buya Yahya pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV pada 15 November 2018.
Buya Yahya mengungkapkan perbedaan antara mempercayai perkiraan cuaca dengan perdukunan.
Mempercayai perdukunan jelas termasuk perbuatan syirik.
Beda halnya dengan mempercayai perkiraan cuaca yang didasarkan pada ilmu.
"Bedakan antara dukun dengan berita cuaca, kalau anda percaya pada dukun itu nggak boleh.
Datangnya kepada perdukunan itu menjadi sebab sholat kita ditolak," ujar Buya Yahya.
"Cuma kalau ramalan cuaca itu, bahasanya saja bahasa ramalan, makanya sekarang diubah dengan perkiraan cuaca, itu bahasa yang tepat," imbuhnya.
Baca juga: Benarkah Ruh Orang yang Sudah Meninggal Bisa Gentayangan? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah
"Itu karena memahami hukum di alam ini, gambaran gamblang begini, habis mendung hujan, cuma mereka dengan ilmu tertentu tahu lebih dulu daripada kita," ungkap Buya Yahya.
Maka dari itu, Buya Yahya menyimpulkan bahwa kita boleh mempercayai ramalan cuaca.
Disebutkan Buya Yahya, mempercayai perkiraan cuaca tak termasuk syirik.
"Jadi mempercayai perkiraan cuaca itu boleh dan tidak masuk wilayah syirik karena itu adalah berdasarkan ilmu tentang hukum semesta alam," pungkasnya.
Berikut video lengkapnya:
Ucapan Orang Indigo Terkait Nabi & Malaikat, Bolehkah Mempercayainya? Simak Penjelasan Buya Yahya
Fenomena orang indigo memang telah berkembang luas di kalangan masyarakat Indonesia.
Orang indigo selalu dikait-kaitkan dengan kemampuan indera keenam.
Mereka yang indigo disebut memiliki kemampuan yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya.
Cerita orang indigo terkait alam gaib kerap mencuri perhatian publik.
Bahkan, ada beberapa orang yang mempercayai cerita tersebut.
Lantas, bagaimana orang indigo dalam pandangan Islam?
Bagaimana jika orang indigo tersebut menceritakan mengenai nabi dan malaikat?
Apakah kita boleh mempercayainya atau justru dilarang?
Baca juga: Benarkah Ruh Orang yang Sudah Meninggal Bisa Gentayangan? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah
Baca juga: Benarkah Orang yang Sudah Meninggal Akan Pulang ke Rumahnya Setelah 40 Hari? Ini Jawaban Buya Yahya
Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV pada 14 Januari 2020.
Buya Yahya menegaskan umat Muslim memang diharuskan mempercayai adanya Nabi, malaikat hingga jin.
Pasalnya, hal itu telah tertuang dalam kitab suci Al Quran.
"Kita punya keyakinan bahwasanya tanpa orang Indigo saya percaya ada malaikat kok,
tanpa orang indigo saya percaya ada jin, tanpa diberitahu orang indigo, saya percaya Nabi Muhammad SAW," ujar Buya Yahya.
"Alam gaib itu memang ada, dan harus kita yakini karena Al Quran menyebutkannya.
Biarpun seumur hidup anda tidak melihat jin, anda wajib mempercayainya, kalau nggak kafir anda," imbuhnya.
Buya Yahya mengungkapkan kita tak wajib mempercayai ucapan orang indigo.
Pasalnya, tak ada yang bisa menjamin kebenaran dari ucapan orang indigo tersebut.
Baca juga: Benarkah Bayi yang Meninggal Bisa Bantu Orangtuanya Masuk Surga? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
"Ada orang dibukakan oleh Allah untuk melihat itu semua, kalau ada orang ngaku benar enggaknya, anda nggak wajib percaya," ungkap Buya Yahya.
"Bisa saja halusinasi, dianggap nyata, dia sudah dikuasai pikiran macam-macam.
Biarkan orang indigo, jangan tanya kepada orang indigo," imbuhnya.
Kendati demikian, Buya Yahya tak menampik mungkin memang ada orang yang diberi kemampuan melihat alam lain berkat kekuatan ibadahnya.
"Orang yang dibukakan oleh Allah untuk melihat alam lain itu mungkin ada, tapi babnya bab kharomah, karena kesolehannya, keistimewaanya, kekuatan ibadahnya," pungkasnya.
Berikut video lengkapnya:
(TribunnewsMaker.com/Tiara Susma)
Berita dan artikel lainnya terkait Buya Yahya di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/5-zodiak-ini-cocok-jadi-tempat-curhat-mengutarakan-isi-hati-dari-capricorn-hingga-aquarius.jpg)