Breaking News:

Tanya Jawab Islam

Apakah Haram Istri Menambahkan Nama Suami di Belakang Namanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Ustaz Khalid Basalamah beri penjelasan mengenai hukum istri menambahkan nama suami di belakang namanya.

YouTube Khalid Basalamah Official
Ustaz Khalid Basalamah. 

"Kalau hanya sekadar panggilan, misal Aisyah menikah dengan Ahmad lalu dikatakan ibu Ahmad, nggak ada masalah," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

Namun, Ustaz Khalid Basalamah menegaskan istri tak boleh mengganti nama orangtua di belakang namanya dengan nama suami.

Disebutkan Ustaz Khalid Basalamah, hal ini hukumnya haram.

"Tapi kalau dia ganti nama orangtuanya, nama ayahnya nggak boleh, itu bagian dari dosa besar," kata Ustaz Khalid Basalamah.

"Nggak boleh, haram menisbatkan diri kepada selain ayah, coba kita lihat istri-istri Nabi, pernahkah kita dengar ada riwayat Aisyah Muhammad? nggak pernah," imbuhnya.

Baca juga: Suami Istri Bersentuhan Setelah Berwudhu, Apakah Membatalkan Wudhu? Begini Penjelasan Buya Yahya

Hal ini tidak diperkenankan karena tidak sesuai dengan syariat Islam.

Selain itu, ada juga pertimbangan dimana orang lain bisa saja mengira nama suami yang ditambahkan di belakang namanya adalah nama ayahnya.

Ustaz Khalid Basalamah pun mengingatkan para istri untuk tetap membawa nama ayah di belakang namanya dan tidak menggantinya dengan nama suami.

"Jadi nisbat ayah itu nggak bisa diganti, saya sarankan nggak usah bapak-bapak yang punya istri nggak usah bangga dengan namanya harus dituliskan (di belakang nama istri)," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

"Ibu-ibu walaupun cinta sama suaminya, tetap harus membawa nama ayah," pungkasnya.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved