Breaking News:

ATURAN Terbaru & Syarat Naik Pesawat Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air Selama PPKM Covid-19

Syarat terbaru naik pesawat tak perlu memakai hasil PCR namun dengan syarat dan ketentuan.

Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Freepik/onlyyouqj
Ilustrasi pesawat terbang. 

Dimana sampelnya akan diambil maksimal H-2 keberangkatan.

Sementara, untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut wajib menunjukkan hasil negatif antigen yang sampelnya diambil pada H-1.

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa-Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar Jawa dan Bali, serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi seperti wilayah Jabodetabek.

Adapun untuk perjalanan dengan pesawat udara antarkota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen yang sampelnya diambil H-1 keberangkatan dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua.

tes antigen dilakukan terhadap para pengendara di Ruko De Pangpong Village akses Jembatan Suramadu, Dusun Sumber, Desa Petapan, Labang, Bangkalan, Senin (7/6/2021). Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), menyatakan berkembangnya Covid-19 disebabkan karena libur Lebaran dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang.
tes antigen dilakukan terhadap para pengendara di Ruko De Pangpong Village akses Jembatan Suramadu, Dusun Sumber, Desa Petapan, Labang, Bangkalan, Senin (7/6/2021). Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), menyatakan berkembangnya Covid-19 disebabkan karena libur Lebaran dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang. (ahmad faisol/suryamalang.com)

Namun, apabila baru memperoleh vaksin dosis pertama pelaku perjalanan harus menunjukkan hasil negatif PCR yang sampelnya diambil H-2 keberangkatan.

"Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin," bunyi Inmendagri.

Adapun wilayah Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 4 transportasi umum seperti kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional maupun online, dan kendaraan sewa/rental kapasitasnya dibatasi maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kemudian, pada wilayah level 3 kapasitas kendaraan dibatasi maksimal 70 persen.

Sementara, pada wilayah level 2 diizinkan beroperasi dengan kapasitas 100 persen.

Usia di Bawah 12 Tahun Belum Boleh

Joni menegaskan, secara umum pelanggan berusia di bawah 12 tahun belum diperbolehkan melakukan perjalanan dengan kereta api.

Sedangkan bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang membuat tidak bisa menerima vaksin, maka wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Surat tersebut menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Aturan Naik Pesawat

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved