Breaking News:

Wanita Tua Resmi Dilantik Jadi Kepsek, Ternyata Sekolahnya Tidak Ada, Kini Anaknya Minta Keadilan

Seorang Ibu sudah dilantik menjadi kepala sekolah SD, namun ternyata sekolahnya tidak ada, ini yang dilakukan oleh sang anak

Instagram @azzamwonggo
Wanita yang sudah dilantik jadi kepala sekolah ternyata sekolahnya tidak ada 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aneh sekali nasib seorang Ibu di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dikutip dari Kompas.com, seorang wanita dengan inisial RDBA sudah dilantik menjadi kepala sekolah (Kepsek).

Tapi sekolah penempatannya ternyata tidak ada.

Kisah tersebut diposting oleh anaknya, Azam Alfarizi Wonggo di akun Instagram.

Pada 29 September 2021, Azzam mengkonfirmasi kisah tersebut.

Dirinya bercerita, awalnya sang Ibu ditelepon untuk ikut pelantikan sekaligus pengangkatan sumpah kepala sekolah baru di JG Center Minahasa Utara, Senin (27/9/2021).

Sang Ibu akan menjadi kepala sekolah SD Negeri Kecil Warukapas.

Baca juga: BESARAN Gaji Kepala Desa & Perangkat Desa Terbaru September 2021, Kades Setara 120 Persen Gaji PNS

Baca juga: VIRAL Kepala Sekolah di Tangerang Miliki Harta Rp 1,6 Triliun, Bahkan Setara Kekayaan Menhan Prabowo

Wanita yang sudah dilantik jadi kepala sekolah ternyata sekolahnya tidak ada
Wanita yang sudah dilantik jadi kepala sekolah ternyata sekolahnya tidak ada (Instagram @azzamwonggo)

Kemudian, sang Ibu pun memasukkan berkas-berkas sebagai syarat jadi kepala sekolah.

Saat pelantikan, nama sang Ibu memang dipanggil untuk resmi menjabat sebagai kepala sekolah SD Negeri Kecil Warukapas.

Betapa kagetnya dirinya setelah mengetahui jika sekolahnya itu tidak ada.

Mereka mencari kesana kemari dan dikonfirmasi oleh Hukum Tua Desa Warukapuas jika memang tidak ada.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Minahasa juga baru mengetahui bahwa sekolah itu tidak ada keberadaannya.

Kini, sang ibu harus menunggu 2-3 bulan lagi untuk pelantikan selanjutnya.

Sang anak menjadi kecewa karena merasa perjuangan sang Ibu tidak dihargai.

Ibunya sudah mengajar selama 35 tahun dan juga merupakan lulusan Sarjana Golongan IV A/Pembina.

Dirinya mengajar di kelas enam selama 30 tahun dan lima tahun di kelas satu.

Setelah viral, Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara Olfy Kalengkongan akan berkoordinasi dengan BKPP dan diselidiki sambil direvisi.

Berikut ini isi cerita Azam Alfarizi seperti yang dikutip dari akun Instagramnya!

Klik disini untuk melihat postingannya

Selamat Malam Warga Sulawesi Utara saya, Azam Alfarizi Wonggo.

Sedikit cerita dari saya tentang ibu saya tadi malam.

Ceritanya Ibu saya ditelpon untuk mengikuti pelantikan sekaligus pengangkatan sumpah kepala sekolah baru di JG Center Minahasa Utara.

 Pada malam itu (Senin 27 September 2021)

Sebelum mendapat panggilan untuk dilantik, ibu saya diberitahukan untuk memasukkan berkas sebagai syarat untuk menjadi kepala sekolah.

Namun, sementara pelantikan berlangsung nama ibu saya dibaca sebagai kepala sekolah di SD Negeri Kecil Warukapas.

Yang menjadi masalah di sini, sekolah tersebut tidak ada sama sekali di daerah Warukapas kec. Dimembe, Kab. Minahasa Utara (sudah dikonfirmasi langsung ke Hukum Tua desa Warukapas). kemudian, tadi pagi (Selasa, 28 September-2021) ibu saya pergi ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah Minahasa Utara) untuk mengkonfirmasi hal tersebut, tetapi jawabannya sangat miris

Mereka mengatakan bahwa mereka saja baru mengetahui bahwa sekolah itu tidak ada keberadaanya. dan lanjutnya, ibu saya harus menunggu 2-3 bulan kedepan untuk pelantikan selanjutnya.

Pertanyaannya "SIAPA YANG MENCIPTAKAN NAMA SEKOLAH TERSEBUT? ADA APA DENGAN PEMERINTAH? ADA APA DENGAN BKD?

Berbicara tentang syarat dan tanggung jawab, ibu saya sudah memenuhi syarat, ibu saya sudah berbakti selama 35 tahun dan lulusan sarjana golongan IV A/Pembina. dan selalu mengajar di kelas 6 selama 30 tahun lamanya, dan 5 tahun di kelas 1 (tentunya tidak diragukan lagi ilmunya)

Kami keluarga menuntut keadilan, karena menurut kami ini adalah suatu penghinaan kepada seorang guru dan kami meminta kepada pemerintah untuk segera memproses pihak-pihak yang terkait dengan kejadian ini.

Terimakasih, mohon bantuan teman teman untuk memviralkan berita ini.

Klabat, 28 September 2021

 

dari kami anak-anak

(Tribunnewsmaker.com/Talitha)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved