Breaking News:

3 Aturan Baru dari Kementerian Kesehatan/Kemenkes Terkait Vaksinasi Covid-19 Bagi Penyintas

3 aturan baru dari Kementerian Kesehatan terkait vaksinasi Covid-19 bagi penyintas.

Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews/Herudin
Tenaga medis menyiapkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - 3 aturan baru dari Kementerian Kesehatan terkait vaksinasi Covid-19 bagi penyintas.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengeluarkan aturan terbaru terkait vaksinasi Covid-19 khususnya bagi penyintas.

Setidaknya ada tiga aturan baru yang dirilis oleh Kemenkes terkait vaksinasi Covid-19.

Diketahui sebelumnya penyintas baik kategori ringan, sedang dan berat baru boleh mendapat vaksin setelah tiga bulan.

Kini aturan tersebut diubah seiring perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia yang relatif menurun.

Dilansir dari Kompas.com (1/10/2021) aturan baru terkait vaksinasi Covid-19 sesuai dengan derajat keparahan yang dialami penyintas.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2529/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Penyintas.

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Parlemen, Senayan, (13/1/2021)
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Parlemen, Senayan, (13/1/2021) (ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga)

Edaran tersebut ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2021.

Dimana SE tersebut ditandatangani Plt Direktur Jenderal Pencegahan & Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

Dalam SE tersebut Kemenkes mengimbau agar seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepala/Direktur Utama/Direktur Rumah Sakit serta Kepala/Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan diimbau untuk melaksanakan pemberian vaksinasi Covid-19 bagi sasaran penyintas Covid-19 dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal satu bulan setelah dinyatakan sembuh.
  2. Penyakit dengan derajat keparahan penyakit yang berat diberikan dengan jarak minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.
  3. Jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia.
Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved