Breaking News:

Sekelompok Orang Curi Kabel Seharga 300 Juta di Kantor PLN, Malah Dijual 8 Juta & Rugi Ratusan Juta

11 orang ditangkap setelah mencuri kabel di kantor PLN seharga 300 juta, malah dijual dengan harga 8 juta saja

Dok. Polsek Payung Sekaki dan LuckyBusiness
Pencuri kabel PLN seharga 300 juta malah dijual murah 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebelas orang pencuri kabel ditangkap oleh polisi.

Penadah dari gerombolan pencuri ini juga penadah.

Kapolsek Payung Sekaki, AKP Agung Rama Setiawan pada Jumat (1/10/2021), menginformasikan nama-nama pelakunya.

Para pelaku, sebut dia, masing-masing berinisial JM (42), RP (32), RA (18), PS (24), RS (37), AF (25), MO (23), BD (18), AH (38), RS (32) dan TA (26).

Penadah barang curian dengan inisial BP (35) juga ditangkap.

11 orang ini melakukan pencurian kabel di kantor PLN pada 18 September 2021.

Mereka mencuri kabel listrik PLN jenis A3C-240 sebanyak empat haspel.

Baca juga: KASIHAN! Curi Kabel Telkom, Seorang Pria Ditinggal Komplotannya & Tertangkap, Saya Cuma Kuli

Baca juga: Sosok Pelaku Aksi Viral Corat-coret Dinding Mushala, Gunting Kabel dan Robek Al Quran di Tangerang

Bukti mobil dan karet sisa pembungkus kabel listrik yang dicuri oleh 11 orang pelaku
Bukti mobil dan karet sisa pembungkus kabel listrik yang dicuri oleh 11 orang pelaku (Dok. Polsek Payung Sekaki)

Mereka juga mencuri tiga buah batang besi siku.

Barang-barang curian mereka ditaksir mencapai harga 300 juta.

"Kabel PLN mereka curi di gudang, di Jalan Siak II, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki,

pada Sabtu (18/9/2021), sekitar pukul 02.30 WIB," kata Agung.

Mereka membawa kabur kabel dan besi itu menggunakan mobil.

Kemudian, kabel dan besi tersebut dijual dengan harga yang murah.

Kabel dan besi curian tersebut dijual dengan harga Rp 8 juta.

Entah mereka tidak mengetahui harga atau memang ingin menjual dengan harga yang murah.

Polisi menyebut jika para pencuri itu mengalami kerugian sekitar 300 juta

"Pihak korban mengalami kerugian Rp 300 juta," kata Agung.

Para pelaku dapat ditangkap setelah aksinya terekam CCTV.

Setelah dilaporkan, Polsek Payung Sekaki menyelidiki.

Mereka ditangkap di sebuah rumah di Kecamatan Payung Sekaki.

Diamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit mobil dan gulungan karet sisa pembungkus kabel listrik.

Kini, 11 orang tersebut terancam tujuh tahun penjara.

Sedangkan penadah terancam penjara paling lama empat tahun.

Curi Kabel Telkom, Seorang Pria Ditinggal Komplotannya

Ilustrasi pencurian kabel
Ilustrasi pencurian kabel (Freepik)

Naasnya nasib pencuri kabel yang satu ini.

Pada 23 Agustus 2021 lalu, polisi menyergap pencuri yang mencuri kabel di Telkom Blitar.

Pria berinisial IR (29), asal Kecamatan Negara Besar, Lampung, itu ditangkap di Jalan Tanjung, Blitar.

IR sedang berlari menuju sebuah mobil yang sebenarnya digunakan untuk komplotan tersebut kabur.

Namun, mobil tersebut malah meninggalkan dirinya.

Menurut penuturannya, dirinya baru saja keluar dari tempat kabel bawah tanah.

Sehingga terlambat untuk menuju mobil yang dinaiki teman-temannya.

Ilustrasi pencurian mobil.
Ilustrasi pencurian  (istimewa via Tribunnews)

Dirinya pun keburu ditinggal oleh teman-temannya.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan IR adalah anggota komplotan spesialis pencuri kabel.

Diketahui, IR tengah bekerja bersama 14 orang lainnya.

14 orang lain tersebut sudah ditetapkan sebagai DPO.

Dua hari sebelumnya, komplotan tersebut berhasil mencuri kabel di tempat lain yang tak jauh dari tempat penangkapan.

IR pun ditangkap polisi setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Polisi menyita sejumlah barang bukti.

Antara lain uang tunai sebesar Rp 11 juta lebih yang diduga merupakan bagiannya dari hasil penjualan kabel.

IR pun dijerat dengan Pasal 363 Ayat 3 KUHP dan Pasal 64 KUHP tentang pencurian berkelompok yang dilakukan berulang.

IR mendapat ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

IR sendiri mengaku hanya bekerja sebagai kuli di komplotan tersebut.

Dirinya mengaku di komplotan tersebut ada mandor dan bos yang memimpin.

Mereka jugalah yang akan memberikan sejumlah uang jika pencurian berhasil.

"Saya hanya kuli Pak.

Saya digaji. Hasil pencurian sebelumnya saya dapat bagian Rp 13 juta tapi itu untuk bertiga," ujarnya masih dikutip dari Kompas.com.

IR juga mengaku pernah di penjara beberapa waktu sebelumnya.

Dirinya pernah terlibat di kasus serupa yaitu mencuri kabel PLN.

(Tribunnewsmaker.com/Talitha)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved