Breaking News:

ATURAN Terbaru Naik Pesawat Oktober 2021 Selama PPKM Covid-19, Cek Syarat-Syarat Berikut Ini

Aturan terbaru naik pesawat Oktober 2021 selama PPKM Covid-19 untuk maskapai Citilink, Lion Air, Garuda Indonesia.

Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Simon Belcher/Global Look Press
Ilustrasi Pesawat. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aturan terbaru naik pesawat Oktober 2021 selama PPKM Covid-19 untuk maskapai Citilink, Lion Air, Garuda Indonesia.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali tampaknya masih terus berlangsung.

PPKM Jawa-Bali bertujuan untuk mengendalikan angka kematian dan kasus positif Covid-19.

Sejumlah wilayah di Jawa dan Bali sudah menurunkan Level PPKM menjadi lebih rendah.

Ada juga wilayah yang belum menurunkan Level karena masih tingginya angka positif Covid-19.

Perubahan Level PPKM kategori Level 1-Level 4 tergantung pada tingkat kasus penularan virus dan kematian.

Seperti dikutip dari BangkaPos.com (4/10/2021) aturan naik pesawat mengalami perubahan di masa pandemi Covid-19.

Pesawat Lion Air di Bandarana Supadio, Rabu 25 Agustus 2021.
Pesawat Lion Air di Bandarana Supadio, Rabu 25 Agustus 2021. (Dok. Polres Kubu Raya)

Perubahan syarat naik pesawat berlaku pada maskapai Citilink, Lion Air, Garuda Indonesia.

Aturan perjalanan orang naik pesawat terbang diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 dan Nomor 44 Tahun 2021.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengatur penerbangan internasional mengacu pada Surat Edaran Kemenhub Nomor 74 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Udara.

Sebelum salah dan gagal terbang, ada baiknya Anda yang ingin bepergian dengan pesawat terbang atau sebelum membeli tiket, membaca aturan-aturan yang ditetapkan sejumlah maskapai penerbangan.

Syarat naik Citilink Indonesia

1. Hasil negatif tes Covid-19 wajib diterbitkan fasyankes yang disebutkan dalam Keputusan MENKES RI dan penumpang harus memastikan bahwa hasil tes di-upload ke sistem eHAC oleh fasyankes terkait.

2. Jika terdapat perbedaan persyaratan antara daerah asal dan tujuan keberangkatan, maka peraturan mengikuti yang lebih ketat atau sesuai dengan kebijakan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved