Breaking News:

Virus Corona

Boleh Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Vaksin Covid-19? Ini Kata Pakar, Ternyata Bisa Berakibat Buruk

Niat antisipasi efek samping, bolehkah minum obat pereda nyeri sebelum disuntik vaksin Covid-19? simak ini pakar. Ternyata efeknya bisa buruk

Penulis: Monalisa
Editor: octaviamonalisa
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi minum obat pereda nyeri atasi efek samping vaksin Covid-19. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemberian vaksin Covid-19 di Indonesia masih terus diberlakukan hingga saat ini.

Selain untuk mencegah kondisi terburuk, vaksinasi juga diberikan demi menekan penyebaran penularan Covid-19 di Indonesia.

Tak hanya pejabat publik dan para lansia, kini ibu hamil dan anak di atas usia 12 tahun juga mulai mendapat vaksin Covid-19.

Setelah menerima vaksin Covid-19, umumnya masyarakat akan merasakan beberapa efek samping.

Tak perlu khawatir, karena hal tersebut lumrah terjadi.

Pasalnya dalam kondisi tersebut, vaksin tengah bereaksi dan bekerja dalam tubuh.

Baca juga: Percepat Anak Berkebutuhan Khusus Terima Vaksin Covid-19, 3 Orang Pengantar Boleh Vaksin Gratis

Baca juga: Rasakan Nyeri, Mual, dan Demam Setelah Vaksin Covid-19? Ini Cara Mudah Mengatasinya Menurut Pakar

Ilustrasi demam setelah vaksin Covid-19
Ilustrasi demam setelah vaksin Covid-19 (Freepik dan Star2.com)

Sementara itu untuk beberapa orang yang merasakan efek samping tak tertahankan memang diperbolehkan dokter mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Namun meski begitu, masyarakat tidak dianjurkan mengkonsumi obat pereda nyeri sebelum suntik vaksin Covid-19.

Pakar Virologi dan Imunologi UGM, Mohammad Saifudin Hakim menjelaskan dalam laman ugm.ac.id, obat pereda nyeri sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum vaksin, kecuali ada anjuran dari dokter karena kondisi khusus.

"(Sebab) sakit yang muncul setelah suntikan vaksinasi adalah kondisi yang normal," ungkapnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved