Breaking News:

KASUS Penggelapan Sertifikat Tanah Nirina Zubir, Mantan ART Sebut Disekap, Sang Artis: Nyerang Balik

Kerugian yang dicapai bahkan sampai 17 miliar. Nirina Zubir pun melaporkan sang mantan ART bernama Riri Khasmita.

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Nirina Zubir bersama Fajrul Islami (kiri) dan kuasa hukumnya Ruben Jefri (kanan pakai batik) usai menyambangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Artis Nirina Zubir dan keluarga tengah mengurus kasus dugaan penggelapan sertifikat tanah.

Sertifikat tanah ibunda Nirina Zubir diduga digelapkan oleh mantan Asisten Rumah Tangga (ART).

Kerugian yang dicapai bahkan sampai 17 miliar. Nirina Zubir pun melaporkan sang mantan ART bernama Riri Khasmita.

Ia menyebut ada upaya melaporkan balik dari sang mantan ART Riri Khasmita.

Mantan ART Nirina sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak penggelapan sertifikat tanah dan pemalsuan surat.

Berusaha menyerang balik, Riri Khasmita ingin melaporkan Nirina Zubir atas dugaan penyekapan.

"Kami dituduh melakukan penyekapan terhadap Riri dan suamninya, padahal kami punya bukti foto dan video bahwa gak ada penyekapan," kata Nirina Zubir di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

"Namanya orang berusaha mungkin itu usaha untuk menyerang balik ya, kalau sekarang kita berusaha sesuai prosedurnya," ucap Nirina.

Baca juga: Pertanyakan Warisan Ibunya Rp 17 M yang Digondol ART, Nirina Zubir Justru Dimaki: Anak Tak Tahu Diri

Baca juga: Ibu Meninggal Tak Tenang, Pilu Aset Keluarga Nirina Zubir Rp 17 M Digelapkan ART, Malah Dimaki

Ruben selaku kuasa hukum Nirina Zubir menjelaskan alasan dari mantan ART Nirina itu merasa disekap karena hadirnya satpam di rumah kos-kosannya waktu itu.

"Jadi dia kayaknya geer, kami taruh satpam di rumah kos-kosan untuk jaga aset kami tapi dia mikirnya dijagain supaya gak kabur," ujar Ruben.

"Kalau sekarang kita diserang balik kita hadapi, kita buktikan nggak ada yang kita lakukan seperti itu kepada dia," ucapnya.

Nirina Zubir bersama kakak-kakaknya sedang berjuang untuk menangkap dan memenjarakan mafia tanah yang membuat dirinya merugi Rp 17 miliar.

Angka tersebut merupakan hasil penjualan enam sertifikat tanah milik almarhumah ibunda Nirina.

Nirina Zubir menangis ketika mengenang sosok almarhumah ibundanya yang meninggal dunia dua tahun lalu, ditemui di kawasan Antasari Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).
Nirina Zubir menangis ketika mengenang sosok almarhumah ibundanya yang meninggal dunia dua tahun lalu, ditemui di kawasan Antasari Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021). (TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA)

Fakta Kasus Penggelapan Sertifikat Tanah oleh ART Keluarga Nirina Zubir

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved