Breaking News:

Ditawari Jadi Paskibra, 3 Siswi SMP di Lubukpakam Diminta Kirim Foto Tanpa Busana, Korban Diancam

Tawaran itu masuk dari pesan whatsapp mereka dari nomor telepon yang mengatasnamakan Ibu Wakil Kepala Sekolah sekaligus Pembina Paskibra, SR.

Istimewa/ Tribunnews
Siswi SMP ditawari jadi anggota paskibra dengan syarat kirim foto tanpa busana 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tiga orang siswi SMP negeri di Lubukpakam Kabupaten Deliserdang menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum yang menawari mereka jadi anggota paskibra.

Korban yakni A, K dan Z yang merupakan siswa kelas VIII C, VIII E dan VIII G.

Mereka awalnya ditawari untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra).

Tawaran itu masuk dari pesan whatsapp mereka dari nomor telepon yang mengatasnamakan Ibu Wakil Kepala Sekolah sekaligus Pembina Paskibra, SR.

Kasus ini kini sudah dilaporkan oleh walimurid ke Polresta Deliserdang.

Informasi yang dikumpulkan ada tiga orang anak yang sempat menjadi korban yakni A, K dan Z yang merupakan siswa kelas VIII C, VIII E dan VIII G.

Orangtua mereka melapor ke polisi lantaran tidak terima nomor yang mengatasnamakan Wakil Kepala Sekolah itu sempat meminta foto-foto bagian dada dan foto alat vital mereka.

Dari ketiga orang anak itu dua diantaranya sudah sempat mengirimkan foto yang dipinta dan berfose tanpa busana.

Baca juga: Kesucian Direnggut Paksa & Diperas, Akhir Tragis Nasib Siswi SMP Kenalan Pria Misterius di Facebook

Baca juga: RATUSAN Korban Tidak Menyadari Rp 2 Miliar Raib di Tangan Oknum Guru Sebab Rugi Saat Trading Binomo

Ilustrasi siswi SMA bertahun-tahun dirudapaksa kakak ipar
Ilustrasi siswi dilecehkan (TribunLampung)

Salah satu orangtua Walimurid, Zuhri mengaku kasus ini terbongkar setelah dirinya mendapat telepon dari orangtua anak yang lain.

"Minggu lalu itu posisi saya lagi di Tebing Tinggi tapi ditelepon sama ayahnya anak kawan saya.

Dibilangnya bang, ada yang nggak beres sama anak kita ini.

Dibilang isi chetinggan tentang paskibra sudah nggak-nggak tujuannya.

Saya terkejut juga saat itu, maksudnya gimana, saya bilang,"ucap Zuhri ayah A.

Ia menyebut saat itu ayah teman anaknya yang berinisial K itu sudah melihat langsung isi chat what's app anaknya dengan nomor yang mengatasnamakan Wakil Kepala Sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved