Breaking News:

'Dipikir Saya Gak Kepikiran? Saya Pernah Susah!' Jokowi Jawab Kritik Anwar Abbas, Pidato Pun Batal

Batalkan pidato resmi, Presiden Jokowi seketika jawab kritik Wakil Ketua MUI Anwar Abbas yang menyebut 59 persen lahan di Indonesia hanya dikuas

YouTube Sekretariat Negara
Presiden Jokowi jawab kritik Wakil Ketua MUI Anwar Abbas, sebut 59 persen lahan di Indonesia dikuasai oleh 1 persen penduduk. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pilih batalkan pidato resmi, Presiden Jokowi seketika jawab kritik Wakil Ketua MUI Anwar Abbas yang menyebut 59 persen lahan di Indonesia hanya dikuasai oleh 1 persen penduduk dari kalangan kaya raya.

"Jangan dipikir saya nggak kepikiran. Kepikiran. Karena saya merasakan jadi orang susah. Saya merasakan betul," tegas Jokowi langsung menjawab Wakil Ketua MUI Anwar Abbas .

Bagaimana kritik Anwar Abbas seketika dibalas Jokowi? Simak video detik-detik Presiden Jokowi skakmat Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas jadi perbincangan di media sosial.

Videonya tersedia di akhir artikel ini ....

Banyak netizen memuji aksi Jokowi yang langsung menjawab kritikan Anwar Abbas.

Jokowi bahkan tak membaca bahan sambutan yang sudah disiapkan, namun langsung menjawab kritikan pria kelahiran 15 Februari 1955 itu.

Momen Jokowi jawab kritik Anwar Abbas yakni saat acara Pembukaan Kongres Ekonomi Umat Islam II MUI, Jumat (10/12/2021).

Lantas apa kritikan Anwar Abbas? Berikut selengkapnya!

Anwar Abbas melontarkan kritik terhadap pemerintah terkait kesenjangan ekonomi semakin terjal dan banyak warga belum sejahtera dalam acara Pembukaan Kongres Ekonomi Umat ke-2 MUI Tahun 2021.

"Saya rasa pemerintah kita sudah berhasil mensejahterakan rakyatnya, tapi rakyat yang sudah bisa tersejahterakan dan disejahterakan oleh pemerintah tersebut kebanyakan mereka-mereka yang kalau kita kaitkan dengan dunia usaha, itu mereka-mereka yang ada di kelompok usaha besar, dan menengah serta usaha kecil," kata Anwar Abbas.

"Sementara mereka-mereka yang berada di level usaha mikro dan ultra mikro, itu tampak oleh kita belum begitu terjamah, terutama oleh dunia perbankan. Sehingga akibatnya kesenjangan sosial dan ekonomi di tengah-tengah masyarakat kita tampak semakin terjal," lanjutnya

Anwar Abbas juga menyoroti terkait indeks Gini yang mengalami penurunan.

Juga soal ketimpangan di bidang pertahanan.

Dia menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang memprihatinkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved