Breaking News:

'Merinding' Ketua P2TP2A Miris Anak Santriwati Korban Herry Wirawan Diaku Yatim Piatu, Disembunyikan

Saat ini, para korban mengalami trauma berat akibat perbuatan bejar Herry Wirawan. Bahkan, korban sampai menutup telinga ketika mendengar nama pelaku

Tribun Jabar
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa 12 santriwatinya hingga melahirkan 8 bayi. Anak yang melahirkan diaku yatim piatu. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perilaku Herry Wirawan yang menghamili belasan santriwatinya membuat publik geram.

Herry Wirawan merudapaksa dan juga memperlakukan santriwatinya tidak manusiawi.

Bayi yang dilahirkan para santriwati pun diaku sebagai anak yatim piatu, bahkan dimanfaatkan untuk mendapat pundi-pundi rupiah.

Herry Wirawan sudah sepantasnya mendapatkan hukuman berat.

Saat ini, para korban mengalami trauma berat akibat perbuatan bejar Herry Wirawan.

Bahkan, korban sampai menutup telinga ketika mendengar nama pelaku.

Disisi lain, Herry Wirawan juga memperlakukan korban-korbannya tak manusiawi.

Korban yang kebanyakan masih di bawah umur harus melakukan hal-hal baru yang seharusnya tak dialami oleh anak seusianya.

Ternyata korban yang hamil di minta tinggal di suatu tempat khusus sampai kondisinya pulih kembali.

Baca juga: Ketahuan Punya Bayi, Santri Korban Rudapaksa Herry Wirawan Dikeluarkan, Baru 2 Minggu Balik Sekolah

Baca juga: Bejat Sekali! Istri Ridwan Kamil Ngamuk, Guru Pesantren Rudapaksa 12 Santri, 8 Melahirkan, 2 Hamil

Diah Kurniasari, Ketua P2TP2A Kabupaten Garut mengaku sampai merinding saat mendengar cerita dari para santriwati korban perkosaan Herry Wirawan

"Merinding saya kalau ingat cerita-cerita mereka selama di sana diperlakukan oleh pelaku,” katanya.

Menurut Diah, selain tempat mereka belajar di Cibiru yang juga jadi tempat mereka tinggal, pelaku juga menyediakan satu rumah khusus yang biasa disebut basecamp.

Tempat ini jadi tempat bagi anak-anak yang baru melahirkan hingga pulih dan bisa kembali kumpul.

“Jadi di lingkungannya, saat ditanya bayi-bayinya anak siapa, mereka bilang anak yatim piatu yang dititipkan,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved