Breaking News:

Mantan TKI Lulusan STM Sukses Buat 3 Pesawat Terbang Sendiri, 2 Dijual, 1 Dihadiahkan ke Ibu di Desa

Laki-laki yang hanya lulusan STM Babat ini diberi kelebihan bisa membuat pesawat tebang.

Editor: galuh palupi
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Pesawat terbang buatan Heri Santoso, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Rabu (15/12/2021) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Heri Santoso, pria jenius asal Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, Lamongan ini sukses membuat bangga orangtua karena kemampuan langka yang dimilikinya.

Laki-laki yang hanya lulusan STM Babat ini diberi kelebihan bisa membuat pesawat tebang.

Pesawat yang semula dirancang dan dirampungkan di Jawa Barat itu sudah dibawa pulang ke kampung halamannya, Kecamatan Modo.

Pesawat jenis Short Take-Off and Landing (STOL) tersebut, seluruh proses pembuatan pesawat, mulai dari desain hingga pengerjaan dilakukan Heri seorang diri. Sedangkan untuk bahan, hampir semuanya didatangkan dari luar negeri.

Heri membawa pulang pesawatnya dengan diangkut menggunakan truk. Bagian-bagian pesawat seperti sayap, baling-baling hingga roda dilepas agar lebih mudah untuk diangkut ke truk.

Pesawat terbang buatan Heri Santoso, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Rabu (15/12/2021)
Pesawat terbang buatan Heri Santoso, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Rabu (15/12/2021) (SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri)

"Pesawat ini tiba di sini (Lamongan, red) hari Minggu kemarin," kata Heri, saat ditemui di rumahnya, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: VIRAL Korban Iklan Kecantikan, Niat Ingin Cantik Wajah Mulus Wanita Ini Malah Rusak, Berakhir Pilu

Baca juga: VIRAL Keranda Digotong Sambil Lari-lari, Warga Ngaku Jenazah Terasa Ringan Nyaris Terbawa Angin

Ternyata, Heri sebelumnya sudah pernah membuat 2 unit pesawat terbang dengan jenis yang sama. Dan dua pesawat yang dibuat Heri sudah laku terjual, dibeli oleh Pemerintah Republik Ceko.

Untuk pesawat ketiga yang dibawa pulang ke Lamongan ini, karena ingin menunjukkan kepada orang tuanya sekaligus agar bisa diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) dari di tanah kelahirannya, di Desa Sumberagung.

Pesawat yang dibawa pulang ke kampung halamannya itu, sejatinya sudah milik TNI Angkatan Udara.

"Pesawat ini milik TNI AU. Rencananya akan diresmikan Kasau bulan Januari 2022. Nah, karena saya orang asli Lamongan, jadi saya merasa terpanggil untuk diresmikan di Lamongan," kata Heri.

Pesawat jenis STOL buatan Heri itu memiliki 2 kursi penumpang dan mampu terbang dengan kecepatan maksimal 200 kilometer per jam. Untuk kapasitas bahan bakar 80 liter, durasi terbang kurang lebih 4 jam penerbangan.

Menurut Heri, pesawat yang dibawa pulang itu sudah siap terbang, tinggal menunggu uji kelaikan dan pembuatan identitas pesawat.

"Saat ini semuanya masih dalam proses," ungkapnya.

Pesawat jenis STOL, sangat cocok untuk diterbangkan di wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Tidak membutuhkan landasan yang panjang, lapangan sepakbola saja sudah sangat cukup, bahkan terlalu panjang. Jadi sangat cocok untuk ke pulau-pulau.

Halaman
12
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved