Breaking News:

PENYEBAB Oknum TNI Putuskan Buang Dua Sejoli ke Sungai Serayu Kondisi Sekarat, Apa yang Merasuki?

Kolonel P, pelaku yang buang jasad dua sejoli korban kecelakaan Nagreg buat pengakuan mengejutkan.

Editor: ninda iswara
Instagram @infojawabarat
Pengakuan pelaku penabrak korban kecelakaan sejoli di Nagreg, Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kolonel P, pelaku yang buang jasad dua sejoli korban kecelakaan Nagreg buat pengakuan.

Seperti yang diketahui, ada tiga pelaku yang merupakan oknum TNI AD yang menabrak sejoli Handi Saputra (17) dan Salsabila (14).

Pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak berwajib.

Diketahui terduga pelaku merupakan anggota TNI AD, masing-masing berinisial Kolonel Infanteri P, Kopda DA dan Kopda AS.

Kolonel Infanteri P berdinas di Korem Gorontalo, Kodam Merdeka, menjabat sebagai Kasi Intel Korem 133 Nani Wartabone (NW) Gorontalo.

Sementara Kopral dua DA berdinas di Kodim Gunung Kidul dan Kopral Dua Ahmad berdinas di Kodim Demak, Kodam Diponegoro, Semarang. 

Saat ini Kolonel Infanteri P menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka Gorontalo.

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Sejoli di Nagreg, Kolonel P Izin Jenguk Keluarga, Terancam Dipecat dari TNI AD

Baca juga: Korban Kecelakaan di Nagreg Dibuang Pelaku ke Sungai, Handi Ternyata Masih Hidup, Tewas Tenggelam

Korban kecelakaan di Nagreg dibuang ke sungai dalam kondisi masih hidup
Korban kecelakaan di Nagreg dibuang ke sungai dalam kondisi masih hidup (Tribun Cirebon/Istimewa)

Sedangkan Kopral Dua DA dan Kopral Dua Ahmad diperika di Polisi Militer Kodam Diponegoro.

Diwartakan sebelumnya, Jasad Handi Saputra dan Salsabila ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Jawa Tengah pasca ditabrak di Nagreg, Jawa Barat.

Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu Banyumas, Sementara Salsabila ditemukan di muara Sungai Serayu Cilacap, pada 11 Desember 2021.

Terbaru, Pomdam XIII/Merdeka menyebut telah mengamankan perwira TNI berinisial Kolonel Infanteri P di Gorontalo pada Jumat (24/12/2021).

Setelah itu, Kolonel Infanteri P digelandang ke Markas Pomdam XIII/Merdeka di Manado, Sulawesi Utara.

"Saat ini kepada yang bersangkutan sedang dilaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan awal di Pomdam XIII/Merdeka guna membuat terang perkara tersebut," kata Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm R Tri Cahyo, lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (25/12/2021) siang.

Tri Cahyo mengatakan, proses hukum penanganan perkara kecelakaan itu akan ditangani Pomdam III/Siliwangi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved