Breaking News:

DOKUMEN Penting Jadi Bungkus Gorengan, Susi Pudjiastuti Sebut Sudah Biasa: Protes Kemana? ke Siapa?

Dokumen pentingnya jadi bungkus gorengan, Susi Pudjiastuti beri tanggapan, 'Sudah Biasa'.

Editor: ninda iswara
TribunNewsmaker.com kolase/ Instagram @susipudjiastuti115/ Twitter @howtodressvvell
Viral dokumen pentingnya jadi bungkus gorengan, Susi Pudjiastuti pertanyakan ini 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dokumen pentingnya jadi bungkus gorengan, Susi Pudjiastuti buka suara.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini tampak santai menanggapi hal tersebut.

Bahkan Susi Pudjiastuti seolah memberikan sindiran terkait apa yang dialaminya ini.

Foto dokumen milik Susi Pudjiastuti mendadak viral di media sosial usai diunggah akun Twitter @howtodresvvell.

Melalui akun Twitternya, Susi mengaku banyak yang mention DM dan lainnya untuk menanyakan pendapatnya soal kejadian tersebut.

Susi malah balik bertanya dirinya harus berpendapat apa.

"Saya harus berpendapat apa? tanya Susi, Senin (27/12/2021).

Baca juga: VIRAL Surat Penting Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, Camat Pangandaran Singgung Jual Dokumen

Baca juga: Ayah Ultah, Nadine Kaiser Unggah Foto Lawas Susi Pudjiastuti & Daniel Kaiser, Akur Meski Sudah Cerai

Susi Pudjiastuti tanggapi dokumen pentingnya jadi bungkus gorengan
Susi Pudjiastuti tanggapi dokumen pentingnya jadi bungkus gorengan (Twitter @susipudjiastuti)

Menurut dia, kejadian seperti itu bukannya sudah biasa terjadi.

Bahkan ia membandingkan kejadian itu dengan pesan di WhatsApp dari Pinjol.

"Kawan2 bbrapa hr ini sy dimention, DM dll.. semua tanya apa pendapat sy ttg hal ini? Sy harus berpendapat apa? Hal sprti ini bukannya sudah biasa terjadi ? Protes kemana? ke siapa ?setiap hari kita dapat WA Pinjol, investasi, promo dll.. semua tahu nomor kita data kita.. so," tulis Susi Pudjiastuti.

Sementara itu, Camat Pangandaran Yadi Setiadi mengaku menyayangkan.

"Seharusnya jangan sampai seperti itu (jadi bungkus gorengan), karena itu dokumen penting," kata Yadi, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (26/12/2021) siang.

Yadi mengaku, selama dirinya menjabat sebagai camat, ia tidak pernah menjual dokumen yang sudah lama.

"Selama saya menjabat di sini belum pernah mengeluarkan atau menyuruh menjual arsip-arsip yang ada," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved