Breaking News:

Pemuda Kembali Jual Perabot Demi Pacar, Pukul Ibu Sampai Pingsan, Paliyem: Tangkap Sama Ceweknya!

Pemuda asal Bantul kembali jual perabotan rumah demi pacar, sang ibu ketakutan karena dipukul, kini lapor polisi.

Editor: ninda iswara
Kompas.com/Markus Yuwono, TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Pemuda Kembali Jual Perabot Demi Pacar, Pukul Ibu Sampai Pingsan, Paliyem: Tangkap Sama Ceweknya! 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seolah tak kapok, pemuda asal Bantul bernama Dwi Rahayu Saputro (24) ini kembali berulah.

Lagi-lagi ia menjual perabotan di rumah demi memanjakan sang kekasih.

Tak hanya itu, Dwi bahkan juga berani memukul sang ibu hingga pingsan karena kemauannya tak dituruti.

Paliyem, warga Padukuhan Paten, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong tegas melaporkan kembali anaknya yakni Dwi Rahayu Saputro (24) ke Polres Bantul pada Jumat (11/2/2022) petang.

Dwi sebelumnya terlibat dalam kasus pencurian dalam keluarga di mana dirinya menjuali berbagai macam perabot rumah, dari lemari, meja kursi hingga daun pintu.

Bahkan dalam kejadian terakhir, Dwi sempat berusaha menjual genteng rumah.

Sebab rasa belas kasih Paliyem, kasus tersebut dihentikan setelah Paliyem mencabut laporannya pada awal Januari kemarin.

Baca juga: Ambil Juga Ceweknya! Geram Ibu Lapor Polisi, Anak Jual lagi Perabot Rumah & Beras Buat Pacaran

Baca juga: Jangan Lupa Makan Pesan Pria Bucin di Bantul untuk Pacar, Siap Dihukum karena Jual Perabotan Rumah

Tersangka DRS saat berada di Polres Bantul
Tersangka DRS saat berada di Polres Bantul (TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul pun sudah menyerahkan surat keputusan penghentian penuntutan kepada Paliyem pada 24 Januari 2022.

Namun ternyata, harapan Paliyem agar anaknya dapat bertobat, pupus.

Dwi kembali mengulangi perbuatannya menjuali perabotan rumah.

"Katanya udah nggak mau diulangi kok malah diulangi lagi, saya kan takut kalau kayak gini," ucapnya saat ditemui di Polres Bantul.

Menurutnya pada 14 Januari kemarin, ia mendapati kompor pemberian Bupati Bantul sudah tak ada di tempat.

Sementara di pintu ada secarik kertas pesan dari anaknya yang mengatakan bahwa Dwi telah membawa kompornya.

Kemudian pada Minggu 6 Februari 2022 kemarin, satu set meja kursi milik Paliyem pun sudah raib.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved