Breaking News:

Pemuda Kembali Jual Perabot Demi Pacar, Pukul Ibu Sampai Pingsan, Paliyem: Tangkap Sama Ceweknya!

Pemuda asal Bantul kembali jual perabotan rumah demi pacar, sang ibu ketakutan karena dipukul, kini lapor polisi.

Editor: ninda iswara
Kompas.com/Markus Yuwono, TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Pemuda Kembali Jual Perabot Demi Pacar, Pukul Ibu Sampai Pingsan, Paliyem: Tangkap Sama Ceweknya! 

Yang terakhir pada Kamis (10/2/2022) petang kemarin, tetangga Paliyem mendapati Dwi sedang mengangkut lemari ke mobil bak terbuka.

Baca juga: Pemuda Bantul Jual Pintu hingga Genting Rumah Ibunya Demi Menghidupi Pacar: Buat Makan Cewek Saya

Paliyem kembali laporkan anaknya ke polisi, Jumat (11/2/2022)
Paliyem kembali laporkan anaknya ke polisi, Jumat (11/2/2022) (Kompas.com/Markus Yuwono)

Beruntung aksi Dwi tersebut dapat digagalkan oleh tetangga sekitar.

"Sekarang sudah jualin kompor dari Pak Bupati dan meja kursi pemberian dari mirota kampus. Beras dari pak jaksa itu saja disuruh jual, uangnya diminta semua," ujarnya dengan nada jengkel.

Dalam kesempatan itu Paliyem juga menceritakan bahwa dirinya sempat berdebat dengan anaknya dan mendapatkan perlakuan kasar.

Paliyem mengatakan ia dipukul anaknya dengan sandal di bagian leher.

"Iya (dipikul), pakai sandal swallow, hampir pingsan saya. Saya duduk di kursi, kursinya diangkat. saya ditarik disuruh nyarikan uang satu juta," bebernya.

Karena perlakuan kasar anaknya tersebut, Paliyem saat itu pergi menyelamatkan diri dan tinggal di rumah kerabatnya.

Ia merasa takut jika harus bertemu anaknya kembali.

"Takut sama anak, dianiaya sama anak sendiri. Nggak berani di rumah, nggak tentrem bener saya mas," keluhnya.

Saat disinggung apakah Paliyem yakin dengan pilihannya untuk melaporkan anaknya, Paliyem pun secara tegas mengiyakan.

Dirinya tak akan mencabut laporannya.

"Tidak akan saya cabut, walaupun siapapun yang misalnya mengasih tahu suruh nyabut, ndak akan ini. Sudah terlalu anak ku, tidak bisa dimaafkan lagi," tegasnya.

Paliyem, warga Padukuhan Paten, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong tegas melaporkan kembali anaknya yakni Dwi Rahayu Saputro (24) ke Polres Bantul pada Jumat (11/2/2022)
Paliyem, warga Padukuhan Paten, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong tegas melaporkan kembali anaknya yakni Dwi Rahayu Saputro (24) ke Polres Bantul pada Jumat (11/2/2022) (TribunJogja/Santo Ari)

Dwi sendiri dikabarkan telah bekerja di Magelang, namun Paliyem menyatakan bahwa itu semua adalah bohong.

Paliyem menerka saat ini Dwi masih terlibat hubungan dengan seorang perempuan yang membuat Dwi menjuali perabotan rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved