Breaking News:

LAPOR Kasus Korupsi Bendahara Desa Bernama Nurhayati Malah Dijadikan Tersangka, Begini Kronologinya

Lapor adanya kasus korupsi Nurhayati seorang bendahara desa malah jadi tersangka.

Editor: Candra Isriadhi
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (19/2/2022). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Lapor adanya kasus korupsi Nurhayati seorang bendahara desa malah jadi tersangka.

Viral di media sosial seorang wanita mengaku menjadi tersangka setelah melapor adanya tindak pidana korupsi.

Wanita tersebut diketahui bernama Nurhayati asal Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Nurhayati merupakan Bendaraha Desa Citemu yang sebelumnya melaporkan dugaan tindak korupsi atasannya sendiri, yakni Kepala Desa Citemu berinisial S.

Kasusnya pun menjadi sorotan setelah Nurhayati mengungkapkan kekecewaannya melalui video yang kemudian menjadi viral.

Lantas, apa saja fakta-fakta terkait kasus pelapor dugaan korupsi justru jadi tersangka ini?

Berikut Tribunnews.com rangkum kasus yang menjerat Nurhayati, dikutip dari berbagai sumber:

Nurhayati Meluapkan Kekecewaan dalam Video

Beredar video pengakuan bendahara atau Kaur Keuangan Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, bernama Nurhayati. Lapor kasus korupsi, malah jadi tersangka.
Beredar video pengakuan bendahara atau Kaur Keuangan Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, bernama Nurhayati. Lapor kasus korupsi, malah jadi tersangka. (Capture Video Viral)

Dikutip dari Tribun Jabar, Nurhayati kini merasa kecewa.

Nasibnya gelap karena menjadi tersangka.

Ia mencurahkan isi hatinya melalui video berdurasi 2 menit 51 detik yang kemudian viral dan menyentuh hati warganet di media sosial.

Dalam video itu, Nurhayati mengaku telah meluangkan waktunya selama dua tahun untuk membantu penyidik memeriksa dugaan kasus korupsi tersebut.

Namun, ia justru kecewa lantaran ditetapkan menjadi tersangka.

Saya pribadi yang tidak mengerti hukum merasa janggal, karena saya sendiri sebagai pelapor (jadi tersangka)."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved