Breaking News:

TANAH HGB Bisa Hilang Dalam Aturan Terbaru Tahun 2022, Jika Sewa Tak Diperpanjang Secara Berkala

Awas aturan terbaru HGB tahun 2022 menyebutkan tanah bisa hilang jika tak diperpanjang.

Editor: Candra Isriadhi
Rumah123.com
Ilustrasi sertifikat tanah. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Awas aturan terbaru HGB tahun 2022 menyebutkan tanah bisa hilang jika tak diperpanjang.

Kini tanah yang bersertifikat (Hak Guna Bangun) HGB terbaru 2022 berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya.

Diketahui perbedaan aturan terkait sertifikat HGB 2022 sangat berbeda signifikan.

Melansir kompas.com, Hak Guna Bangunan (HGB) adalah kewenangan pemerintah kepada warga negara untuk menggunakan lahan yang bukan miliknya.

Sertifikat HGB diberikan kepada masyarakat untuk memberdayakan lahan berupa pendirian bangunan atau keperluan lain dalam jangka waktu tertentu.

Terkait hal ini Staf Khusus dan Juru Bicara Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Teuku Taufiqulhadi mengatakan bahwa HGB tidak selalu ada di atas tanah negara.

Tetapi juga bisa berada di atas tanah hak pengelolaan dan tanah hak milik.

Sertifikat - Ilustrasi untuk aturan HGB terbaru 2022.
Sertifikat - Ilustrasi untuk aturan HGB terbaru 2022. (Tribun Jual Beli)

Sehingga, jika masa sertifikat HGB berakhir dan belum diperpanjang, maka status tanah akan kembali menjadi milik negara atau perusahaan.

“Jadi kalau tidak diperpanjang akan kembali ke pemiliknya, kalau milik negara kembali ke negara kalau perusahaan kembali ke perusahaan,” jelas Taufiq saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/2/2022).

Berkas-berkas Ini Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah Pasal 35, pemegang HGB yang tidak lagi memenuhi syarat wajib melepaskan atau mengalihkan HGB kepada pihak lain yang memenuhi syarat dalam jangka waktu satu tahun.

Namun, apabila dalam jangka waktu tersebut haknya tidak dilepaskan atau dialihkan, maka hak tersebut akan hapus karena hukum.

Oleh karena itu, seluruh pemegang HGB harus memperhatikan masa berlaku HGB dan waktu untuk memperpanjang sertifikat.

HGB diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun, diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun dan diperbarui untuk jangka waktu paling lama 30 tahun.

Lebih lanjut, HGB di atas tanah hak milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbaharui dengan akta pemberian HGB di atas hak milik.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved