Breaking News:

Tak Speak Up Soal Konflik, Kapten Sepak Bola Rusia Ini 'Dimusuhi' Para Pemain Ukraina, Ini Reaksinya

Kapten sepak bola Rusia, Artem Dzyuba, ungkap pendapat setelah dirinya 'dimusuhi' oleh para pemain Ukraina

Editor: Talitha Desena
Instagram Artem Dzyuba dan Alex Zinchenko
Pemain sepak bola Rusia 'dimusuhi' oleh pemain Ukraina 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Artem Dzyuba, kapten sepak bola Rusia akhirnya buka suara terkait serangan Rusia ke Ukraina.

Sebelumnya, Artem Dzyuba disindir dan disalah-salahkan oleh pemain Ukraina.

Pasalnya, Artem Dzyuba diam saja dan tidak memberikan dukungan pada negara Ukraina yang tengah diserang negaranya.

Striker Zenit St Petersburg berusia 33 tahun itu menggambarkan perang sebagai 'hal yang menakutkan'.

Tetapi Dzyuba tidak mengutuk tindakan agresif Rusia dan ia berbicara tentang kebanggaannya menjadi warga negara Rusia.

Dzyuba kemudian juga membalas sindiran dari para pesepakbola Ukraina yang diarahkan kepadanya.

Sebelumnya bek Everton dan Ukraina Vitaliy Mykolenko menyebut Dzyuba sebagai penakut yang terdiam dan rekan-rekan tim nasional Rusia-nya sialan karena tidak berbicara untuk mengutuk perang.

Baca juga: Amerika Bingung Putin Mendadak Memble, Angkatan Udara Rusia Tiba-tiba Hilang dari Langit Ukraina

Baca juga: Sekitar 3000 Turis Ukraina Telantar di Republik Dominika, Kehabisan Uang Sampai Diusir dari Hotel

Pemain sepak bola Rusia 'dimusuhi' oleh pemain Ukraina
Pemain sepak bola Rusia 'dimusuhi' oleh pemain Ukraina (Instagram Artem Dzyuba dan Alex Zinchenko)

Mykolenka bahkan juga menyebut Dyuba dan keluarganya akan menghabiskan hidup di penjara bawah tanah.

Pemain Manchester City Oleksandr Zinchenko juga mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara penyerang West Ham Andriy Yarmolenko mengungkit rekaman seks milik Dzyuba.

"Sampai saat ini, saya tidak ingin berbicara tentang topik peristiwa di Ukraina," tulis Dzyuba, Rabu (2/3/2022).

"Saya tidak mau, bukan karena saya takut, tetapi karena saya bukan ahli politik, saya tidak pernah masuk dan tidak berniat (tidak seperti sejumlah besar ilmuwan politik dan ahli virus yang baru-baru ini muncul di Internet)," katanya.

"Tapi seperti orang lain, saya punya pendapat sendiri. Karena saya tertarik pada topik ini dari semua sisi, saya akan mengungkapkannya. Saya menentang perang apa pun. Perang adalah hal yang menakutkan," ucapnya.

"Tapi saya juga menentang agresi dan kebencian manusia, yang semakin hari semakin menghancurkan. Saya tidak takut bahwa saya orang Rusia. Saya bangga menjadi orang Rusia," tegas Dzyuba.

Ia juga melanjutkan sejumlah pernyataannya sebagai berikut:

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved