Breaking News:

Hati-hati! Sederet Kopi Sachet Ini Ternyata Mengandung Paracetamol & Sildenafil, Bisa Picu Kanker

BPOM menyita sejumlah kopi sachet yang ditemukan kandungan paracetamol dan sildenafil, berbahaya bagi tubuh

Editor: Talitha Desena
Freepik
Ilustrasi kopi mengandung paracetamol 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut ini adalah sederet kopi sachet yang disita BPOM karena terdapat kandungan paracetamol dan sildenafil.

Masyarakat Indonesia memang sudah terbiasa untuk mengonsumsi kopi dalam bentuk sachet.

Namun, hati-hati dalam memilih kopi sachet untuk dikonsumsi karena ada kemungkinan mengandung bahan berbahaya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyita obat tradisional dan bahan pangan yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dalam operasi yang dilakukan pada Februari lalu.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, dalam operasi tersebut, pihaknya menemukan kopi yang mengandung bahan kimia obat di antaranya Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung.

Produk-produk tersebut, kata Penny, mengandung paracetamol dan sildenafil.

Baca juga: DULU Diselingkuhi saat Hamil 7 Bulan, Artis Ini Jualan Kopi, Pamer Kekompakan dengan Mantan Suami

Baca juga: Hindari 5 Hal Ini saat Bangun Pagi, Jaga Mood Seharian agar Produktif: Jangan Langsung Minum Kopi

Ilustrasi kopi mengandung paracetamol
Ilustrasi kopi mengandung paracetamol (Freepik)

"Tentunya harus diketahui masyarakat ini (kopi temuan BPOM) untuk meningkatkan stamina siapapun mengonsumsinya, terutama stamina laki-laki ini dan obat anti nyeri yang digunakan bersamaan tentunya akan menunjukkan sesuatu yang meningkatkan energi daya tahan tubuh," kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (4/3/2022).

Penny mengatakan, operasi dilakukan oleh Kedeputian Bidang Penindakan BPOM bersama dengan Balai Besar POM di Bandung dan Loka POM di Kabupaten Bogor.

Dari hasil operasi ditemukan produk berupa 15 jenis pangan olahan mengandung bahan kimia obat dan 36 jenis obat tradisional mengandung bahan kimia obat.

Kemudian, sebanyak 32 kg bahan baku obat ilegal seperti Parasetamol dan Sildenafil dan 5 kg produk ruahan/bahan campuran setengah jadi.

kopi
kopi (freepik.com/ onlyyouqj)

"Ada alat produksi sederhana dan tidak memenuhi cara produksi obat yang baik, kemudian ada produk jadinya sendiri," ujarnya.

Penny menjelaskan, penggunaan bahan pangan yang mengandung bahan kimia obat ini berisiko pada kesehatan seperti gangguan jantung dan gangguan hati.

"Siapapun yang mengonsumsi ini ya kemudian gangguan-gangguan lainnya bahkan bisa menyebabkan kematian, penyakit kanker juga memungkinkan tentunya," ucapnya.

Lebih lanjut, Penny mengatakan, dalam operasi tersebut, terdapat dua tersangka terkait pemalsuan izin edar BPOM dan fasilitas produksi ilegal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved