Breaking News:

BIAYA Haji 2022 Naik Jadi Rp 100 Juta, DPR RI Cari Cara Menurunkan Ongkos Jadi Lebih Terjangkau

Biaya haji 2022 naik jadi Rp 100 juta, DPR RI cari cara agar harga bisa lebih terjangkau.

Editor: Candra Isriadhi
AFP/BANDAR ALDANDANI
Kabah. Gambar diambil pada 31 Mei 2019 dari Mecca Royal Hotel Clock Tower. (AFP/BANDAR ALDANDANI) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Biaya haji 2022 naik jadi Rp 100 juta, DPR RI cari cara agar harga bisa lebih terjangkau.

Diketahui biaya naik haji tahun 2022 mulai naik karena dampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut tentu menjadi polemik di tengah masyarakat apalagi musim haji sudah lama ditunda.

Konon beredar hitung-hitungan baru, jika kenaikan biaya haji yang ditanggung jemaah bisa menyentuh angka Rp 100 juta.

Meski demikian, pemerintah pusat bersama panitia kerja (panja) DPR tetap melobi maskapai penerbangan haji agar bersedia menurunkan biaya transportasi menuju ke Arab Saudi.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti mengaku, ongkos naik haji pada 2019 lalu masih berkisar Rp 35 juta.

"Itu pun sudah disubsidi pemerintah melalui mekanisme Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan yang memberikan subsidi dari hasil kelola dana investasi haji," ucap Endang kepada TribunSolo.com, Jumat (4/3/2022).

Jemaah tengah berada di lingkungan Masjid Nabawi di kota paling suci kedua dalam agama Islam di Madinah, Arab Saudi saat ibadah haji 2019.
Jemaah tengah berada di lingkungan Masjid Nabawi di kota paling suci kedua dalam agama Islam di Madinah, Arab Saudi saat ibadah haji 2019. (TribunSolo.com/Asep Abdullah)

Lantas, Endang menyebut jika biaya naik haji tahun ini bisa mencapai sekitar Rp 75 juta hingga Rp 100 juta per jemaah.

Dia menuturkan biaya yang mencapai Rp 100 juta termasuk biaya penerbangan ke Arab Saudi.

"Riil biaya naik haji itu kalau tidak disubsidi pemerintah, untuk penerbangannya saja sudah Rp 35 juta, yang bikin mahal itu. Kita pakai sistem carter pesawat, komponen ground handling enggak murah," kata Endang

Dia mengaku pihaknya bersama pemerintah pusat sedang melakukan lobi kepada maskapai penerbangan di Indonesia, maupun pemegang otoritas bandara di Arab Saudi.

Hal ini sebagai upaya mencapai kesepakatan agar menguntungkan jemaah.

"Kami sedang mengupayakan agar beban calon jemaah haji dari Indonesia menjadi lebih ringan," tutur Endang.

Lebih lanjut, Enda mengatakan panja sedang memperjuangkan nasib jemaah calon haji tahun 2020 yang sudah melunasi biaya naik haji.

Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji (Vox)

Pemerintah ingin membebaskan jemaah haji tahun 2020 dari penambahan aneka komponen tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Tags:
hajiDPR100
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved