Breaking News:

HARGA Minyak Goreng Kemasan Meroket, Kebijakan Terbaru Presiden Jokowi Soal HET Jadi Sorotan

Kebijakan terbaru Jokowi soal HET minyak goreng jadi sorotan, kapolri pantau stok.

Editor: Candra Isriadhi
dok. Sekretariat Presiden/Kompas.com
Presiden Joko Widodo saat mengecek langsung ketersediaan minyak goreng di sejumlah lokasi pasar dan toko swalayan di Yogyakarta, Minggu (13/3/2022). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kebijakan terbaru Jokowi soal HET minyak goreng jadi sorotan, kapolri pantau stok.

Pencabutan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng oleh pemerintah menjadi polemik.

Pasalnya sebelum HET dicabut, minyak goreng kemasan sangat langka sekali di pasaran.

Kini setelah HET dicabut minyak goreng kemasan membanjiri toko-toko pembelanjaan.

Kini Presiden Jokowi memutuskan sejumlah hal terkait permasalahan minyak goreng baik soal harga maupun stok.

Hal ini menyusul sebagian masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan minyak goreng.

Kebijakan terbaru Jokowi terkait minyak goreng ini diputuskan dalam rapat internal terbatas yang diadakan di Istana Merdeka pada Selasa (15/3/2022).

Dihimpun Tribunnews.com, Rabu (16/3/2022), berikut keputusan Jokowi terkait harga dan distribusi minyak goreng:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi meninjau langsung pabrik minyak goreng PT Bina Karya Prima di Cilincing, Jakarta Utara.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi meninjau langsung pabrik minyak goreng PT Bina Karya Prima di Cilincing, Jakarta Utara. (Dok:Polri)

1. Mencabut kebijakan satu harga minyak goreng kemasan

Pemerintah akhirnya mencabut peraturan menteri yang mengatur soal Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sebesar Rp 14.000 per liter.

Kebijakan HET minyak goreng kemasan itu diberlakukan oleh Kementerian Perdagangan pada Rabu, 19 Januari lalu.

Rencananya kebijakan itu berlaku selama 6 bulan.

“Pemberlakuan kebijakan satu harga untuk minyak goreng yakni sebesar Rp 14.000 per liter akan dimulai pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia."

"Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya satu minggu dari tanggal pemberlakuan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Selasa (18/1/2022), dikutip dari laman Kemenko Perekonomian.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved