Breaking News:

Sudah Disuntik 90 Kali, Pria 61 Tahun Jadi Joki Vaksin Covid-19 Tanpa ID Palsu, Ini Kondisinya

Heboh seorang pria 61 tahun yang menjadi joki vaksin Covid-19 hingga disuntik 90 kali demi orang-orang ogah vaksin

AFP/Freepik
Ilustrasi joki vaksin yang disuntik sampai 90 kali di Jerman 

"Status hukum Abdul Rahim dari saksi kita naikkan jadi tersangka," ujarnya.

Kata Deki, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, Abdul Rahim sudah mewakili orang lain untuk disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 17 kali.

Tindakan yang dilakukan Abdul Rahim melanggar Pasal 14 Undang-undang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 13 B Peraturan Presiden Nomor 4 Tentang Penanggulangan Covid-19.

Selain menetetapakan joki vaksin itu sebagai tersangka, polisi juga menyita Kartu Tanda Penduduknya dan kartu vaksinasi Covid-19 pengguna jasa Abdul Rahim.

Sebelumnya diberitakan, warganet sempat dihebohkan dengan beredar sebuah video pengakuan dari seorang pria yang mengaku sebagai joki vaksin.

Dalam video itu, diketahui pria itu bernama Abdul Rahim, warga Pinrang, Sulsel.

Ia mengaku sudah disuntik vaksin sebanyak 17 kali.

Sejumlah suntikan itu didapatnya dalam tiga bulan terakhir karena menggantikan orang lain.

Dari setiap kali menggantikan orang untuk divaksin, Abdul Rahim mengaku mendapat uang ratusan ribu rupiah.

(Tribunnewsmaker/Talitha/Kompas.com/ Suddin Syamsuddin)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Tersangka, Abdul Rahim Joki Vaksin Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasannya

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved