Breaking News:

DUDUK Perkara Pedagang Pasar Bogor Ngadu ke Presiden Jokowi Terkait Praktek Pungli Berujung Bui

Duduk perkara pedagang pasar Bogor yang ditangkap kemudian kasusnya diadukan ke Jokowi.

Editor: Candra Isriadhi
HO
Dua orang pedagang mengadukan aksi premanisme kepada Presiden Joko Widodo ketika melakukan kunjungan di Pasar Bogor, Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Duduk perkara pedagang pasar Bogor yang ditangkap kemudian kasusnya diadukan ke Jokowi.

Sebelumnya pedagang di pasar Bogor bernama Ujang Sarjana (36) ditangkap polisi.

Melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke pasar salah satu pedagang mengadukan kasus tersebut.

Polri pun menjelaskan duduk perkara yang membuat Ujang ditangkap polisi.

Adapun pengusutan kasus itu berdasarkan laporan polisi bernomor LP B/40/XII/2021/ JBR/ Polresta Bogor Kota tanggal 2 Desember 2021.

Insiden pengeroyokan itu terjadi di Jalan Batu Raya Pasar Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Jumat (26/11/2021) lalu.

Korban yang melapor adalah seorang pedagang berinisial A dan AS.

Baca juga: NASIB Pria Biasa Profesi Pedagang Baju Tapi Pacari Artis Kaya, Kini Hati Hancur Kekasih Meninggal

Baca juga: Efek Layangan Putus, Reza Rahadian Sampai Diteriaki Tukang Selingkuh Oleh Pedagang, Ini Reaksinya

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Kolase Tribunnews/ Tangkap Layar Akun YouTube KH INFOTAINMENT)

Kejadian bermula saat korban sedang membagikan minuman kemasan jualannya kepada pedagang sayuran di Jalan Bata Pasar Bogor.

Adapun pembayaran yang dilakukan biasanya dibayar belakangan.

"Pada hari Jum'at, 26 November 2021 sekira pukul 02.30 WIB, pelapor bersama temannya A sedang membagikan minuman kemasan jualannya kepada pedagang sayuran yang uang pembayarannya biasanya ditagih kepada pelapor pada pagi harinya," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi, Jumat (22/4/2022).

Gatot menuturkan area penjualan korban dianggap menjadi wilayahnya terlapor yang tak lain Ujang Sarjana.

Perebutan wilayah inilah yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan terhadap korban.

"Area penjualan pelapor dianggap menjadi wilayahnya terlapor sehingga perebutan lahan jualan yang ada di Jalan Bata Pasar Bogor. Ini menjadi sebab utama terjadinya pemukulan," ungkap dia.

Dijelaskan Gatot, Ujang Sarjana sempat memarahi korban karena dinilai merebut area berjualannya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved