Breaking News:

FIRASAT Jadi Amanat, Achmad Yurianto Sempat Mimpi Bertemu Alm Ibu Sebelum Meninggal, Kini Menyusul

Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu 21 Mei 2022.

Editor: galuh palupi
Instagram @bnpb_indonesia, TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Mantan jubir penanganan Covid-19 di Indonesia, Achmad Yurianto tutup usia 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu 21 Mei 2022.

Achmad Yurianto meninggal setelah mendapat perawatan karena sakit kanker di RSUD Syaiful Anwar, Malang.

Kini puluhan pelayat terlihat mulai mendatangi rumah duka almarhum yang terletak di Jalan Ir Soekarno No 31 Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, Minggu (22/5/2022) pagi.

Selain itu, di sekitar rumah Achmad Yurianto mulai banyak berdatangan karangan bunga duka cita.

Dari pantauan TribunJatim.com, karangan bunga dari Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, dan Presiden RI Joko Widodo.

Proses pemakaman Achmad Yurianto
Proses pemakaman Achmad Yurianto (TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan)

Kakak ipar almarhum dr. Achmad Yurianto, Odang Darmaji mengatakan, pemakaman akan dilakukan secara militer.

Baca juga: KABAR DUKA Artis 21 Tahun Meninggal 6 Bulan Pasca Tahu Pacarnya Pria Beristri, Sempat Belikan Mobil

Baca juga: KABAR Duka dari Sinetron Ikatan Cinta, Kecelakaan Maut Sebabkan 2 Tokoh Ini Meninggal Dunia

"Iya, akan dimakamkan secara militer. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Dadaprejo sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (22/5/2022).

Dirinya juga menjelaskan, alasan almarhum dimakamkan di TPU Dadaprejo.

"Orang tua almarhum dimakamkan di situ (Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Dadaprejo). Istrinya pun juga orang Malang dan disini (di Malang) tinggal keluarga besarnya," jelasnya.

Dirinya juga menerangkan, almarhum akan dimakamkan dekat dengan makam ibunya. Karena hal tersebut, merupakan suatu amanat yang diucapkan sebelum meninggal dunia.

"Saat masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat, almarhum pernah bermimpi bersama ibunya sedang menangis. Jadi, itu mungkin suatu amanat dari almarhum yang diberikan ke kami. Apabila meninggal dunia, untuk dimakamkan di dekat makam ibunya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dr Achmad Yurianto meninggal di usia 60 di RSSA Malang pada Sabtu (21/5/2022) malam setelah berjuang melawan kanker usus. Perlu diketahui, sebelum dirujuk di RSSA Malang, dr Achmad Yurianto sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.

Alumnus SMA 3 Kota Malang ini sempat tinggal di kawasan Ksatrian Kota Malang. Kemudian berpindah ke Kota Batu karena di Ksatrian adalah rumah dinas yang ditemati orangtuanya.

Yurianto berkarir di dunia militer hingga berpangkat kolonel.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved