Breaking News:

Idap Skoliosis & Tak Kuat Jalan Lama, Gadis Kelelahan saat Mall, Ayah Rela Lakukan Ini untuk Anaknya

Gadis tak kuat jalan lama, ternyata idap skoliosis. Perlakuan sang ayah buat netizen cemburu.

Penulis: ninda iswara
Editor: Talitha Desena
Tiktok @budakyana_
Perlakuan haru ayah pada putrinya yang mengidap skoliosis 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Idap skoliosis, seorang gadis tak bisa beraktivitas terlalu lama layaknya anak muda seusianya.

Namun berkat perlakuan sang ayah, gadis ini bisa merasakan kebahagiaan yang bahkan membuat banyak orang iri.

Tak sedikit yang cemburu melihat kedekatannya dengan sang ayah.

Melansir mStar, gadis tersebut diketahui bernama Nurin Adriana Arifah.

Gadis yang akrab disapa Yana ini menjelaskan bahwa ia mengidap penyakit tulang yakni skoliosis, sejak tahun 2019.

"Pertama kali saya tahu mengidap penyakit skoliosis ketika berusia 18 tahun. Saya sering merasa pegal di bagian leher. Saya pikir mungkin efek pernah kecelakaan saat naik motor ke rumah teman dulu, tapi ternyata bukan," ujar Yana.

Kondisi semakin tak beres, Yana mengajak orangtuanya untuk memeriksakan kondisi yang ia alami.

Baca juga: Jalan di Mekkah Pakai Seragam SMA, Pemuda Ini Simpan Kisah Haru, Ayah Meninggal Setelah Naik Haji

Baca juga: Ayah di Penjara, Ibunya Meninggal, Bocah Ini Malah Diusir Guru Saat ke Sekolah, Kisah Pilunya Viral

Yana (kiri belakang), gadis idap skoliosis, beberkan perlakuan sang ayah ke adiknya yang juga idap penyakit yang sama
Yana (kiri belakang), gadis idap skoliosis, beberkan perlakuan sang ayah ke adiknya yang juga idap penyakit yang sama (mStar)

"Saya makin merasa tidak enak. Kemudian saya mengajak ayah dan ibu pergi ke klinik untuk periksa. Setelah diperiksa dokter, saya disarankan untuk menjalani X-ray di Rumah Sakit Kajang di Selangor," lanjutnya, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari mStar.

Setelah hasil X-ray keluar, diketahui tulang belakang Yana sudah bengkok.

"Hasil X-ray menunjukkan kalau tulang belakang saya sudah bengkok. Tapi penyebabnya bukan karena kecelakaan. Sebab sebelum kecelakaan motor, saya pernah mengalami sakit pinggang. Selama ini saya pikir sakit pinggang merupakan hal biasa karena terlalu banyak aktivitas atau karena datang bulan," beber gadis berusia 21 tahun ini.

Setelah penyakitnya terkuak, Yana menjalani pengobatan di Hospital Kuala Lumpur (HKL) setelah konsultasi dengan dokter spesialis.

Namun dikarenakan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) atau PPKM di Malaysia, pihak rumah sakit terpaksa menghentikan pengobatan dan baru menjalani 2 sesi perawatan.

Setelah 2 tahun berhenti dirawat, Yana justru mendapat kabar kurang mengenakkan.

Sang adik, Nurin Adriana Qistina, yang masih berusia 13 tahun juga mengalami hal serupa.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved