Breaking News:

Penanganan Covid

Waspada! Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 di Berbagai Negara, Varian BA.4 & BA.5 Bermutasi Cepat?

Virus Covid-19 varian BA.4 dan BA.5 disebut bermutasi dan menginfeksi lebih cepat, terdapat peningkata kasus di sejumlah negara

Editor: Talitha Desena
Freepik/wirestock dan Freepik/storiset
Ilustrasi masyarakat diminta waspada karena varian Covid-19, terjadi peningkatan kasus di sejumlah negara 

"Meskipun berdasarkan indikator transmisi komunitas wilayah aglomerasi Jabodetabek berada pada level 2, tetapi dalam satu minggu terakhir kami melihat terjadi tren pelandaian (flattening) yang mengindikasikan wilayah aglomerasi Jabodetabek telah melewati puncak."

"Dengan perkembangan tersebut, kami memperkirakan wilayah aglomerasi Jabodetabek dapat kembali ke level 1 dalam 1 atau 2 minggu ke depan," kata Safrizal dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/7/2022).

Selain itu, kata Safrizal, tingkat rawat inap dan kematian yang masih rendah dan terkendali.

Sehingga, perubahan secara cepat ini dilakukan.

"Kami memutuskan untuk merevisi level PPKM wilayah aglomerasi (Jabodetabek) menjadi level 1," lanjut Safrizal.

Kebijakan ini, lanjut Safrizal, tak terlepas dari aspek ekonomi.

"Langkah ini dilakukan untuk tetap menjaga aspek kesehatan (namun juga) dengan memperhatikan tren pemulihan ekonomi yang terus berlanjut," kata Safrizal.

Kasus Subvarian BA.4 dan BA.5 Masih Tergolong Rendah

Covid-19 varian Omicron.
Covid-19 varian Omicron. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut peningkatan kasus yang terjadi di Indonesia masih tergolong rendah.

Padahal di luar negeri, puncak kasus terjadi dalam 30 hari sampai 40 hari sejak pertama kali kasus ditemukan.

"Nah Indonesia ini sudah sekitar 30 hari (sejak subvarian BA.4 dan BA.5 pertama ditemukan), jadi kita mungkin masih ada waktu satu atau dua minggu kedepan."

"Kalau kita bandingkan dengan negara lain, seharusnya puncaknya sudah tercapai."

"Jadi biasanya itu puncak tercapai kalau dominasi satu varian itu sudah tinggi.

"Nah sekarang di Indonesia BA.4 dan BA.5 itu sudah lebih dari 80 persen dari pertama kali ditemukan, bahkan untuk di DKI Jakarta, sudah 100 persen (masyarakat itu terinveksi) varian BA.4 dan BA.5," jelas Menkes secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/7/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved