Breaking News:

Tak Mau Macam-macam dengan Sri Lanka, Singapura Segera Usir Mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa

Tak mau ambil resiko dengan Sri Lanka, Singapura segera usir mantan presiden Gotabaya Rajapaksa.

Editor: Candra Isriadhi
rediff.com dan AFP
Mantan presiden Gotabaya Rajapaksa kabur ke Singapura saat rakyat Sri Lanka sengsara. Tak mau ambil resiko dengan Sri Lanka, Singapura segera usir mantan presiden Gotabaya Rajapaksa. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tak mau ambil resiko dengan Sri Lanka, Singapura segera usir mantan presiden Gotabaya Rajapaksa.

Diketahui mantan presiden Gotabaya Rajapaksa kabur ke negara Singapura di saat kondisi Sri Lanka sedang kacau.

Tindakan tersebut tentu menjadi sorotan dunia mengingat seorang pemimpin negara meninggalkan negaranya dalam kondisi terpuruk.

Tak mau ambil resiko pemerintah Singapura mengusir Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa.

Gotabaya Rajapaksa hanya dibiarkan berada di Singapura selama 15 hari.

Izin tinggal Gotabayaa Rajapaksa di Singapura selama 15 hari itu tidak dapat diperpanjang.

Baca juga: GAGAL Bayar Hutang Luar Negeri Nasib Negara Sri Lanka Terperosok ke Dalam Jurang Kebangkrutan

Baca juga: PROFIL Caroline Jurie, Mrs World 2020 yang Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka 2020, Pushpika De Silva

Mahinda (kiri) dan Gotabaya Rajapaksa keduanya pernah menjabat sebagai presiden Sri Lanka. Pemerintah Singapura mengusir Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa.
Mahinda (kiri) dan Gotabaya Rajapaksa keduanya pernah menjabat sebagai presiden Sri Lanka. Pemerintah Singapura mengusir Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Seperti dilansir dari News18.com, sumber-sumber, otoritas di Singapura telah memberi tahu Rajapaksa hanya memiliki izin untuk tinggal selama 15 hari.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan Rajapaksa telah "diizinkan masuk ke Singapura dalam kunjungan pribadi".

Menurut juru bicara tersebut, Rajapaksa "tidak meminta suaka dan dia juga tidak diberikan suaka". Ditambahkan, Singapura tidak memberikan suaka.

Untuk diketahui, Rajapaksa bersama istri dan pengawalnya sempat pergi dari Sri Lanka menuju ke Maladewa sebelum akhirnya pindah ke Singapura.

Sebelumnya diberitakan bahwa Rajapaksa akan menuju Jeddah, Arab Saudi setelah singgah di Singapura.

Sumber mengkonfirmasi kepada CNN-News 18 bahwa dia juga telah mendekati India, tetapi pemerintah India telah menolak permintaannya.

Menurut sumber tersebut, India tidak ingin terlihat melawan rakyat Sri Lanka.

Pada pekan lalu, Rajapaksa telah mengumumkan tentang keputusannya untuk mundur pada 13 Juli, setelah ribuan pengunjuk rasa menyerbu kediaman resminya.

Baca juga: MOMEN Dramatis Pemenang Mrs Sri Lanka Batal Jadi Pemenang, Mahkota Direbut Lagi Karena Status Janda

Baca juga: MOMEN Hangat Hotman Paris Kunjungi Putrinya yang Kerja di Singapura, Mesra dengan Istri: Bahagia!

Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020) di mana hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari atau bersepeda. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura menerbitkan Undang-Undang yang melarang segala jenis perkumpulan atau nongkrong sekecil apapun baik di dalam rumah atau di tempat umum
Marina Bay yang biasanya ramai dipadati turis terlihat sepi, Sabtu sore (11/04/2020) di mana hanya terlihat segelintir warga yang sedang berlari atau bersepeda. Untuk melawan pandemi corona terutama kasus infeksi domestik yang melonjak, Singapura menerbitkan Undang-Undang yang melarang segala jenis perkumpulan atau nongkrong sekecil apapun baik di dalam rumah atau di tempat umum (KOMPAS.com/ ERICSSEN)
Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved