Breaking News:

'Punya Pacar Lagi' Kopda Muslimin Bayar Eksekutor Rp 120 Juta Tembak Istri, Selingkuhan Diajak Kabur

Terungkap sudah kasus penembakan istri TNI. Ternyata diotaki suami sendiri, rela bayar orang suruhan Rp 120 juta lalu ajak selingkuhan kabur.

Editor: octaviamonalisa
TribunMedan, Dispenad
Kopda Muslimin Rela bayar orang suruhan Rp 120 juta demi tembak istrinya 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Siasat licik Kopda Muslimin, oknum TNI yang jadi dalang penembakan istrinya akhirnya terungkap jelas.

Siapa sangka, hanya gara-gara memiliki selingkuhan, Kopda Muslimin tega menyewa orang suruhan untuk menembak istrinya.

Bahkan Kopda Muslimin rela membayar hingga ratusan juta demi melenyapkan nyawa sang istri.

Kekejaman Kopda Muslimin ini terungkap setelah kelima orang suruhannya berhasil ditangkap tim gabungan TNI Polri belum lama ini.

Sementara itu, Rini Wulandari, istri Kopda Muslimin hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Kariadi, Semarang.

Seperti diketahui, Rina Wulandari ditembak orang tak dikenal di jalan Cemara III nomor 7 RT 8 RW 3 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik Semarang pada Senin (18/7/2022).

Baca juga: SOSOK Kopda Muslimin, TNI Diduga Dalang Penembakan Istri Sendiri, Kini Dicari Jenderal Andika: Usut!

Baca juga: Kita Terus Kejar Istri & Anak Ditembaki OTK Kopda Muslimin Kini Malah Kabur dari Kesatuan

Peristiwa penembakan istri anggota TNI di jalan Cemara III nomor 7 RT 8 RW 3 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik. Semarang, Jawa Tengah.
Peristiwa penembakan istri anggota TNI di jalan Cemara III nomor 7 RT 8 RW 3 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik. Semarang, Jawa Tengah. (Tribunnews)

Dari pengakuan semua pelaku ke polisi terungkap jika ada keterlibatan suami korban.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan saat di lokasi kejadian para pelaku lapangan mendapatkan instruksi dari Kopda Muslimin yang saat itu berasal di dalam rumah.

"Mereka mendapatkan instruksi melalui telepon," kata Irjen Ahmad Luthfi di Mapolda Jateng, Senin (25/7/2022).

Para pelaku lapangan atau eksekutor yang berjumlah 4 orang itu mendapatkan arahan dari Kopda Muslimin agar menembak istrinya yang kedua kalinya.

"Tembakan pertama tak mematikan, kembali ke posko dapat instruksi dari suami dari Kopda Muslimin untuk mendapatkan tembakan kedua," ungkapnya.

Luthfi menyebut jika tembakan pertama tak tepat sasaran sehingga tembus.

Sementara itu, tembakan kedua berhasil bersarang di perut korban.

"Setelah itu dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved