Breaking News:

Suruh Adik Brigadir J Teken Surat, 2 Jenderal Dicopot Kapolri, Terkuak Perannya: Terkesan Intimidasi

Dua jenderal yang dimutasi juga kabarnya menyuruh adik Brigadir J untuk menandatangani surat yang kala itu isinya tidak jelas.

Editor: ninda iswara
Tribunnews
Dua jenderal yang dimutasi juga kabarnya menyuruh adik Brigadir J untuk menandatangani surat yang kala itu isinya tidak jelas. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tiga jenderal yang bertugas di Divisi Propam Polri dimutasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ketiga jenderal tersebut dimutasi menjadi perwira tinggi di Yanma Mabes Polri.

Mereka juga kabarnya menyuruh adik Brigadir J untuk menandatangani surat yang kala itu isinya tidak jelas.

Mutasi tersebut buntut dari penanganan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Adapun tiga jenderal yang dimutasi ke Yanma Polri di antaranya Irjen Ferdy Sambo yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Kemudian Brigjen Hendra Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Paminal Divisi Propam Polri.

Serta Brigjen Benny Ali yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Divis Propam Polri.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Tempat Khusus? 4 Polisi Hambat Kasus Brigadir J Ditahan di Sana, Ini Tujuannya

Baca juga: Hilang Misterius Setelah Brigadir J Tewas, Keluarga Bharada E Ternyata Kerap Didatangi Sosok Ini

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memutasi dua polisi terkait kasus tewasnya Brigadir J
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memutasi dua polisi terkait kasus tewasnya Brigadir J (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Adapun pencopotan itu berdasarkan surat telegram dengan ST Nomor 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

Surat itu ditandatangani oAs SDM atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Malam hari ini saya keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan baik," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Irjen Sambo dicopot dalam rangka pemeriksaan oleh inspektorat khusus (Irsus).

"Yang dimutasi sebagai perwita tinggi Yanma Polri dalam status proses pemeriksaan oleh Irsus timsus," ujar Dedi.

Dedi menuturkan bahwa Irjen Sambo bakal ditindak secara etika maupun pidana jika terbukti telah melakukan pelanggaran dalam kasus Brigadir J.

"Apabila bukti melakukan pelanggaran etika akan diperiksa apabila terbukti pelanggaran pidana seperti Pak Kapolri sampaikan akan diproses sesuai prosedur," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved