Breaking News:

Arti Propam yang Sempat Dipimpin Ferdy Sambo, Najwa Shihab Sebut Ironi: Harusnya 'Polisinya' Polisi

Najwa Shihab menyebut kasus tewasnya Brigadir J yang menyeret nama Irjen Ferdy Sambo adalah sebuah ironi.

Tayang:
Editor: galuh palupi
Kolase Tribunnewsmaker
Najwa Shihab komentari kasus tewasnya Brigadir J yang menyeret nama Ferdy Sambo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dalam unggahannya yang diposting di Instagram pada Minggu 7 Agustus 2022, Najwa Shihab menyebut kasus tewasnya Brigadir J yang menyeret nama Irjen Ferdy Sambo adalah sebuah ironi.

Najwa menyebut jabatan sebagai Kepala Divisi (Kadiv) Propam yang sempat diemban Ferdy Sambo seharusnya bisa menjadi 'polisinya' polisi.

Berikut isi unggahan Najwa Shihab soal kasus tewasnya Brigadir J:

Unggahan Najwa Shihab soal kasus tewasnya Brigadir J
Unggahan Najwa Shihab soal kasus tewasnya Brigadir J (Instagram @najwashihab)

"Drama berlanjut. Terbaru ketika Irjen Pol Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob. Bukan ditangkap tapi 'ditempatkan' khusus. Bukan untuk kasus pembunuhan, tapi urusan pelanggaran kode etik.

Semuanya tanggal kejadian di dalam sebuah rumah. Insiden dengan korban dan pelaku serta saksi mata semuanya penegak hukum, dan berlangsung di rumah penegak hukum, menjadi hal yang mudah diselesaikan menurut hukum. insiden tersebut terjadi, atau melibatkan, di rumah Kepala Propam, polisinya polisi, salah satu penegak disiplin dan etikanya para polisi, semakin menegaskan ironinya.

Adagium “tidak ada kejahatan yang sempurna” sudah terlalu klise, tapi memang bahkan sejak awal publik sudah memiliki pertanyaan yang menghunjam telak kesemrawutan yang disampaikan pihak kepolisian.

Baca juga: Bharada E Diperintah Tembakkan Pistol ke Dinding Seusai Brigadir J Tewas, Agar Seolah Ada Adu Tembak

Sejak pertama kali kepolisian menyampaikan detail informasi tentang baku tembak, ditambah klaim tentang CCTV yang rusak, nalar wajar siapa pun akan mudah terpelatuk.

Pertanyaan-pertanyaan lain pun muncul seketika. Bila kasus semacam ini direkayasa, bagaimana dengan kasus yang melibatkan orang-orang kecil? Ekspos tak besar, urgensi keadilannya dikerdilkan. Sudah terlalu banyak contohnya.

Yang paling mengganggu saat menerima pelajaran adalah mengetahui ada orang yang mengira kita – iya, kita -- mudah dibohongi. Bukan soal mana versi yang benar, mana yang salah, tapi versi berubah-ubah itu menghina akal sehat. Seakan-akan masyarakat, yaitu kita, sebatas kumpulan orang-orang bodoh," tulis Najwa dalam unggahannya.

Lantas apa itu Propam Polri?

Propam adalah singkatan dari Profesi dan Pengamanan.

Propam dipakai oleh organisasi Polri pada salah satu struktur organisasinya sejak 27 oktober 2002.

Dilansir dari propam.polri.go.id, Kep Kapolri Nomor : Kep/54/X/2002), sebelumnya dikenal Dinas Provos atau Satuan Provos Polri yang organisasinya masih bersatu dengan TNI/Militer sebagai ABRI.

Dimana Provost Polri merupakan satuan fungsi pembinaan dari Polisi Organisasi Militer / POM atau istilah Polisi Militer / PM.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan Senpi Glock 17 - Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim, mengatakan Irjen Ferdy Sambo terus memantau perkembangan kasus tewasnya Brigadir J.
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan Senpi Glock 17 - Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim, mengatakan Irjen Ferdy Sambo terus memantau perkembangan kasus tewasnya Brigadir J. (Kolase Tribunnews)

Propam adalah salah satu wadah organisasi Polri berbentuk Divisi yang bertanggung-jawab kepada masalah pembinaan profesi dan pengamanan.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Tags:
Ferdy SamboNajwa ShihabBrigadir J
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved