Breaking News:

Baru Lari 7 km, Gadis Jatuh & Cedera, Nekat Tuntaskan Jarak 32 km, Ayah Kirim Ini untuk Penyemangat

Gadis jatuh & cedera di kilometer 7, nekat selesaikan jarak 3 km dan raih top 5, berkat kiriman dari ayah ini.

Penulis: ninda iswara
Editor: Candra Isriadhi
mStar
Gadis jatuh & cedera di kilometer 7, nekat selesaikan jarak 3 km dan raih top 5, berkat kiriman dari ayah ini. 

"Ketika saya jatuh untuk pertama kalinya, saya mendengar suara teman-teman memberikan semangat untuk bangun. Mengikuti aturan yang ada, anggota lain tidak boleh membantu rekan yang jatuh. Saat saya jatuh yang kedua kalinya, saya tidak sanggup untuk bangun," beber Nik.

Ternyata sosok pria paruh baya berbaju pink tersebut merupakan orangtua Nik yang ia panggil dengan sebutan Abah.

"Setelah lama pingsan, akhirnya Abah datang menolong saya sampai saya sadarkan diri. Abah juga membantu berdiri, tapi saya tidak memiliki tenaga sehingga ambruk lagi untuk ketiga kalinya," ujar Nik.

Tak membiarkan Nik jatuh lagi, Abah sampai ikut berdiri di tengah barisan.

Tangan Abah memeluk tubuh Nik seraya menyokongnya agar tak ambruk lagi.

"Saya sadar Abah datang membantu saya untuk berdiri seperti semula. Abah memeluk dan berbisik agar saya bangun. Terdengar tangisan saat Abah juga memberikan semangat untuk saya. Abah bantu memapah sampai saya benar-benar kuat berdiri tegak lagi," papar Nik yang begitu terharu dengan apa yang dilakukan Abah.

Ternyata Abah yang memiliki nama asli Abdul Aziz Ya'acob tersebut bukanlah ayah kandung Nik.

Pria berusia 60 tahun ternyata paman Nik yang sudah dianggapnya seperti ayah sendiri.

Terlebih Abah lah yang sudah mengurus dan membesarkan Nik sejak berusia 3 bulan.

Baca juga: Kisah eks Pramugari Jadi Mualaf, Ayah Mendadak Telp Saat Ia Ucap Syahadat, Ternyata Beri Pesan Ini

Baca juga: Ibuku Tak Senang Wanita Nikahi Ayah Sang Mantan, Beda 24 Tahun, Dulu Pacari Anaknya saat Sekolah

Nik pingsan di lapangan saat bertugas, ayah berlari membantunya bangun, peluk sampai bisa berdiri tegak lagi
Nik pingsan di lapangan saat bertugas, ayah berlari membantunya bangun, peluk sampai bisa berdiri tegak lagi (mStar)

"Saya anak yatim piatu, Abah seseorang santai tapi ada kalanya dia serius. Saya memang sangat dekat dengannya dan juga mak, Rosmawati Ismail, meski mereka adalah paman dan bibi saya," ujar Nik.

Pemuda berusia 22 tahun ini tak menyangka momen yang terekam kamera itu viral di media sosial.

"Saya tak menyangka momen itu jadi viral. Saya tahu setelah melihat di Facebook. Saya tahu kejadian ini viral setelah teman-teman membagikannya di WhatsApp," lanjutnya.

Menutup ceritanya, Nik berpesan kepada semua agar menyayangi dan menghargai waktu bersama orangtua ketika mereka masih ada.

"Pesan saya, selagi masih ada ibu dan ayah, sanjunglah, sayangilah, jagalah, muliakanlah dan hargailah. Jika tak ada mereka, tiada pula kita di dunia ini. Jika kita durhaka kepada mereka, nerakalah tempat yang paling tepat untukmu," pungkas Nik.

Lihat video selengkapnya di sini

(Tribunnewsmaker/Ninda)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved