Breaking News:

Difitnah Masuk Kamar Putri, Brigadir J Ternyata di Pekarangan, Dipanggil Ferdy Sambo Lalu Dieksekusi

Detik-detik sebelum Brigadir J tewas ditembak terungkap. Difitnah masuk kamar Putri, ternyata ada di pekarangan lalu dipanggil Sambo dan dieksekusi.

Editor: octaviamonalisa
Kolase Instagram, Facebook
Sebelum ditembak, Brigadir J ternyata ada di pekangan bukan di kamar Putri, masuk ke rumah setelah dipanggil Sambo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kronologi sebelum Brigadir J tewas ditembak Bharada E atas perintah Ferdy Sambo akhirnya terungkap.

Sebelumnya Brigadir J sempat dituding lakukan pelecehan seksual pada Putri Candrawathu, istri Ferdy Sambo.

Brigadir J kala itu difitnah masuk ke dalam kamar istri komandannya tersebut.

Namun kini kebenaran akhirnya terungkap.

Tuduhan soal pelecehan seksual ternyata hanyalah fitnahan keji yang dibuat Ferdy Sambo pada mendiang Brigadir J.

Kini kronologi sebenarnya pun berhasil diungkap oleh Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Baca juga: Ngaku Terzolimi, Ferdy Sambo Nangis di Depan 5 Orang Penting Ini Setelah Habisi Brigadir J, Menjebak

Baca juga: IPW Curiga Sambo Pilih Korbankan Diri Tutupi Motif Sebenarnya Habisi Ajudan: Kalau Dibuka Memalukan

Belum mau buka suara soal kematian Brigadir J, Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo hanya nangis dan ucap malu saat diperiksa
Belum mau buka suara soal kematian Brigadir J, Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo hanya nangis dan ucap malu saat diperiksa (Kolase Facebook, Kompas TV)

Diceritakan oleh Komjen Agus Andrianto, awalnya, setibanya di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Brigadir J tidak masuk ke dalam rumah.

Agus mengatakan, semua saksi di lokasi menyatakan Brigadir J sedang berada di pekarangan rumah.

Kesaksian para saksi ini pula yang mematahkan tuduhan bahwa Brigadir J melecehkan dan menodongkan pistol ke istri Sambo, Putri Candrawathi, yang disebut sedang beristirahat di kamar.

"Semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Yosua tidak berada di dalam rumah, tapi di taman pekarangan depan rumah," ujar Agus, Jumat (12/8/2022).

Keterangan tersebut dia dapat dari pemaparan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam gelar perkara yang berlangsung sejak Jumat (12/8/2022) sore.

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Dihentikan, Ayah Brigadir J Ingin Nama Baik Anaknya Pulih

Agus mengatakan, Brigadir J baru masuk ke dalam rumah dinas usai dipanggil atasannya, Irjen Ferdy Sambo.

"Almarhum Yosua masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS," imbuh dia.

Setelah itu, barulah Ferdy Sambo memerintahkan ajudan lainnya, Richard Eliezer atau Bharada E, untuk menembak Brigadir J.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved