Breaking News:

Ferdy Sambo Susun Skenario Pembunuhan Brigadir J Bersama Istri di Rumah Pribadi, TKP Sengaja Dirusak

Ferdy Sambo tak berkutik dicecar Komnas HAM hingga akhirnya buka suara. Ia mengaku menyusun skenario bersama istrinya, Putri Candrawathi.

Kolase Facebook, Kompas TV
Ferdy Sambo susun skenario pembunuhan Brigadir J bersama sang istri, Putri Candrawathi. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akhirnya jujur telah menyusun skenario pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua, ajudannya.

Ferdy Sambo tak berkutik dicecar Komnas HAM hingga akhirnya buka suara.

Ia mengaku menyusun skenario bersama istrinya, Putri Candrawathi.

Tak hanya itu, Ferdy juga ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J.

Bahkan Ferdy Sambo mengaku ia berada di TKP saat Brigadir J masih hidup.

Hal itu diungkapkan Ferdy Sambo ketika diperiksa oleh Komnas HAM di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).

Saat memeriksa Ferdy Sambo, Komnas HAM bertanya perihal detail waktu pembunuhan Brigadir J pada Jumat 8 Juli 2022 silam.

Tak mampu berkutik lagi, Ferdy Sambo akhirnya mengaku kalau dirinya ada di TKP saat Brigadir J masih hidup.

"Yang pertama adalah soal bounce range waktu. Yang pertama adalah apakah ketika dia sampai TKP, di Duren Tiga rumah dinas nomor 46, itu Yoshu dalam kondisi hidup apa sudah meninggal.

Dia bilang masih hidup," ungkap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dikutip TribunnewsBogor.com dari Breaking News Komnas TV, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Ferdy Sambo Beri Amplop Tebal ke LPSK saat Kasus Brigadir J Bergulir, Langsung Ditolak, Apa Isinya?

Baca juga: Masa Kecil Brigadir J Diungkap Tantenya, Rela Lakukan Ini untuk Bantu Keluarga, Dikenal Berprestasi

Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo buat skenario pembunuhan bersama sang istri.
Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo buat skenario pembunuhan bersama sang istri. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Selain itu, Ferdy Sambo mengaku adanya skenario soal pembunuhan Brigadir J agar terlihat seperti tembak menembak.

Bahkan disebutkan Komnas HAM, Ferdy Sambo pun menyusun skenario itu bersama istrinya, Putri Candrawathi setelah keduanya tiba di rumah pribadi, di Saguling.

"Ternyata memang ada komunikasi antara Pak Sambo dan Bu Sambo sehingga memang mempengaruhi cerita yang ada di TKP," ujar Choirul Anam.

Tak hanya soal skenario kronologi tembak-menembak, Ferdy Sambo pun sengaja memerintahkan pada anak buahnya untuk merusak TKP.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved