Breaking News:

'Tugasku Lindungi Warga!' Gibran Murka, Paspampres yang Pukul Sopir Minta Maaf, Anak Jokowi Awasi

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka ngamuk, Paspampres yang pukul sopir kini minta maaf. Putra Jokowi terus awasi dari belakang.

Editor: octaviamonalisa
YouTube Kompas Tv
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka marahi Paspampres yang pukul sopir 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka murka dengan ulah seorang Pasprampres.

Kemarahan putra Presiden Jokowi ini terlihat saat Paspampres bernama Hari Misbah yang melakukan pemukulan ini meminta maaf di depan awak media.

Dengan penuh amarah Gibran Rakabuming Raka melepas masker yang dikenakan Paspampres tersebut.

Bahkan selama sang Paspampres meminta maaf di depan awak media, Wali Kota Solo ini terus mengawasinya dari belakang.

Selama Hari meminta maaf dan memberikan keterangan kepada awak media, Gibran terus dalam posisi tersebut seraya melihat Hari dari belakang.

Gibran menyesalkan lantaran permintaan maaf Hari baru dilakukan usai kasusnya viral.

Menurutnya yang bersangkutan tak akan meminta maaf apabila kasusnya tak menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Sosok Erina Gudono, Pacar Kaesang Pangarep yang Sering Dikira Kekasih Gibran, Jujur Udah Biasa

Baca juga: TERCIDUK Gandengan, Kaesang Diisukan Dekat dengan Erina S Gudono, Gibran Rakabuming Ungkap Fakta

Gibran Rakabuming Raka marah hingga lepas masker Paspampres hingga putus
Gibran Rakabuming Raka marah hingga lepas masker Paspampres hingga putus (YouTube Kompas Tv)

"Kalau bagi saya (kasusnya) belum selesai, mereka minta maaf karena beritanya viral, kalau nggak viral mereka nggak minta maaf," kata Gibran, kepada TribunSolo.com.

Di sisi lain, Gibran mengaku tak tahu menahu perihal sosok siapa yang dikawal sehari-hari oleh anggota Paspampres yang melakukan pemukulan itu.

"(Mengawal siapa) lha embuh, tim advance (pendahulu)," jelas Gibran.

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku tak terima ada warganya yang diperlakukan kasar, terlebih kejadian pemukulan itu berada di Kota Solo.

Meski demikian, perihal sanksi yang bakal diberikan kepada Hari disebutnya merupakan kewenangan dari Komandan Paspampres.

Baca juga: Kurang Ajar! Gibran Murka, 2 CPNS Mundur Gara-gara Gaji: Kalau Pengen Kaya Jangan Daftar di Sini!

"Kalau saya nggak terima warga digituin. Tugasku ngelindungi warga, urusannya Paspampres dengan komandan," tegasnya.

"Tidak ada harapan. Itu sanksi urusan komandan, tanggung jawab saya melindungi warga yang dipukul," tambah Gibran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved