Breaking News:

Amerika Serikat Ketar-ketir, Pejabat Senior Sebut Mereka di Ambang Perang dengan Rusia & China

Amerika Serikat ketar-ketir, pejabat senior peringatkan jika kini di ambang perang dengan Rusia dan China.

Editor: Candra Isriadhi
AFP PHOTO/ALEXEI DRUZHININ
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden China Xi Jinping berpose selama pertemuan mereka di Beijing, pada 4 Februari 2022. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Amerika Serikat ketar-ketir, pejabat senior peringatkan jika kini di ambang perang dengan Rusia dan China.

Sejak penyerangan Rusia ke Ukraina, hubungan Rusia dan Amerika Serikat memang semakin merenggang.

Kini bahkan hubungan panas antara Amerika Serikat dan Rusia melibatkan China.

Apabila terus terjadi gesekan, tiga negara tersebut diprediksi dapat berpotensi mengalami konflik.

Mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger memperingatkan negaranya berada 'di ambang perang ' dengan Rusia dan China .

"Kami berada di ambang perang dengan Rusia dan China pada isu-isu yang sebagian kami ciptakan," kata Kissinger.

Kissinger menilai, para pemimpin Amerika sedang 'kesulitan menentukan arah' dalam iklim politik saat ini.

Baca juga: Kabar Hilang di Amerika, Marshanda Ternyata Santai di Pantai, Syok Dijemput Ambulans & Dibawa ke RSJ

Baca juga: Pengadaan Alat Berat Made In Amerika KW Buat Pejabat Bina Marga DKI Jakarta & Swasta Kena Tangkap

Kapal induk USS Carl Vinson dengan kapal perusak Pasukan Bela Diri Maritim Jepang melakukan latihan di Laut Filipina pada Februari 2018.
Kapal induk USS Carl Vinson dengan kapal perusak Pasukan Bela Diri Maritim Jepang melakukan latihan di Laut Filipina pada Februari 2018. (US Navy via AFP)

"Saya pikir periode saat ini memiliki masalah besar dalam menentukan arah," imbuhnya.

Pasalnya, pemerintahan Joe Biden disebut telah membuat ketegangan global semakin meningkat.

Pertama, dukungan Washington terhadap Ukraina telah membuat Rusia bereaksi.

Apalagi, Amerika juga menjatuhi sederet sanksi kepada Moskow yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kedua adalah perjalanan kontroversial Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan beberapa waktu lalu.

Tindakan ini ditentang keras oleh pemerintah China dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap Kebijakan Satu China -AS yang sudah berlangsung lama.

Namun, Kissinger mendesak pemerintahan Biden untuk mempertahankan status quo diplomatik.

Baca juga: 2 Kapal Induk Dikerahkan Rusia, Situasi Ukraina Makin Mencekam Amerika Serikat Lakukan Segala Cara

Baca juga: Tidak Peduli Siapapun Rusia Siap Perang Dunia III, Target Serangan Pertama Malah Inggris Bukan AS

Ujicoba Rudal Jelajah Hipersonik Tsirkon oleh Rusia, Capai Target 1.000 Km di Laut Putih. Mantan Presiden sebut Rusia negara Nuklir.
Ujicoba Rudal Jelajah Hipersonik Tsirkon oleh Rusia, Capai Target 1.000 Km di Laut Putih. Mantan Presiden sebut Rusia negara Nuklir. (© Ministry of Defence of the Russian Federation/TASS)
Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved