Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Nangis di Kamar, Putri Candrawathi Lakukan Ini saat Brigadir J Ditembak, Kapolri: 'Beri Kesempatan'

Jenderal Listyo Sigit menjelaskan, kejadian penembakan di rumah dinas itu diduga sudah direncanakan terlebih dahulu oleh Irjen Ferdy Sambo.

Facebook, Instagram
Putri Candrawathi kepergok nangis di kamar, sempat lakukan ini saat Brigadir J ditembak. 

Diberitakan sebelumnya, Bharada E mengakui fakta sebenarnya terkait kasus penembakan Brigadir J.

Fakta tersebut disampaikan Bharada E kepada Komnas HAM saat menjalani pemeriksaan.

"Kami periksa Richard (Bharada E) dia mengakui bahwa Pak FS (Ferdy Sambo) melakukan tembakan, dua tembakan ke Yosua," ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (22/8/2022).

Taufan menegaskan informasi terkait penembakan itu harus didalami.

"Catat, itu keterangan Bharada E, mesti dievaluasi lagi," ujar dia.

Masih dari keterangan Bharada E, usai melakukan penembakan, Irjen Ferdy Sambo memerintahkan Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, Kuat Maruf, dan Bharada Richard Eliezer ( Bharada E) untuk berkumpul.

Irjen Ferdy Sambo memberikan arahan skenario agar seolah terjadi baku tembak di TKP.

Ferdy Sambo menyesal perintahkan anak buahnya, Bharada E untuk tembak Brigadir J
Ferdy Sambo menyesal perintahkan anak buahnya, Bharada E untuk tembak Brigadir J (YouTube/ Tribunnews)

"Dia (Ferdy Sambo) kasih arahan bahwa kalian harus lakukan ini, ini dan ini (sesuai skenario), begitu," ucap Taufan.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengungkapkan terkait peran pelaku kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Komjen Agus Andrianto mengatakan, Bharada E melakukan penembakan terhadap korban ( Brigadir J).

Dalam penembakan tersebut, diketahui tersangka Bripkq RR dan Kuat Ma’ruf juga turut membantu dan menyaksikan penembakan tersebut.

"Sementara Irjen Pol FS (Ferdy Sambo) menyuruh melakukan penembakan dan skenario peristiwa seolah-olah terjadi tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo," kata Dia.

Atas peristiwa tersebut, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Kuat Ma'ruf dan Bripka RR, serta Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Ferdy Sambo Sidang Kode Etik Pakai Seragam Dinas, Raut Wajahnya Disorot

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved