Breaking News:

Melayang Nyawa Calon Pengantin 2 Hari Sebelum Pernikahan, Gara-gara Sedot Lemak Karena Ingin Kurus

Keinginan seorang calon pengantin untuk tampil sempurna di hari pernikahan berakibat bencana.

Editor: galuh palupi
Ohbulan dan theweek.in
Ilustrasi pengantin wanita meninggal 

Chetana Raj sendiri disebut menyembunyikan keputusan melakukan sedot lemak dari keluarga.

Meninggalnya Chethana Raj membuat banyak orang sangat berduka.

Baca juga: Baru Melahirkan, Artis Rawat Suami yang Sakit, Anak Jadi Yatim di Usia 40 Hari, Jualan Baju & Kue

Aktris India, Chetana Raj meninggal di usia 22 tahun setelah operasi sedot lemak
Aktris India, Chetana Raj meninggal di usia 22 tahun setelah operasi sedot lemak (SAOstar)

Para rekan dan warganet turut berbelasungkawa atas kepergian sang aktris.

Mereka berharap pihak berwenang segera mengabarkan penyebab pasti Chethana Raj meninggal.

Diketahui, Chethana Raj merupakan salah satu artis muda berbakat di industri film India.

Chetana Raj telah membintangi banyak serial TV India seperti Geetha, Doresaani dan Olavina Nildana.

Niat sedot lemak, gadis 19 tahun ini malah kehilangan nyawa

Kisah yang sama dialami wanita asal Mesir.

Gadis itu harus kehilangan nyawa setelah menjalani perawatan sedot lemak untuk menghilangkan sekitar 31,7 kilogram (kg) lemak ditubuhnya.

Diketahui gadis itu bernama Menna El Sayied.

Sebelum meninggal, Menna sempat dibawa ke dokter yang mengoperasinya dengan duduk kursi roda seminggu setelah menjalani prosedur.

Ibunya yang bernama Amal Ahmed, membagikan cerita itu dalam film dokumenter BBC berjudul 'Beauty's Ugly Truth.'

Saat itu sang ibu mengizinkan putrinya menjalani operasi sedot lemak karena diberitahu oleh dokter kalau perawatan sedot lemak adalah operasi sederhana.

"Saya memberi tahu dokter bahwa Menna adalah putri saya satu-satunya.

Dia mengatakan bahwa prosedurnya hanyalah operasi sederhana," ujar Amal dilansir dari OHBULAN!, Sabtu 30 April 2022.

Baca juga: 12 Tahun Menunggu, Artis Akhirnya Hamil, Alami Pengentalan Darah: Suntik Setiap Malam, Mau Pingsan

Delapan hari setelah operasi, Amal menuturkan jika sang putri sempat dibawa kembali ke dokter untuk pemeriksaan.

Namun, dokter terus menolak memeriksa Menna meski dia datang dengan kursi roda dan kesulitan saat berbicara.

"Dia membawa kami ke kamar.

Dan Menna memberi tahu dokter bahwa dia menahan rasa sakit yang luar biasa dan rasa sakit itu mungkin akan membunuhnya," tutur ibunda Menna.

Dokter tersebut kemudian memberikan pereda nyeri pada jahitan di tempat operasinya, dan mereka berdua diminta untuk pulang.

Selanjutnya saat malam hari, Menna ditemukan di tempat tidur tidak sadarkan diri.

Diketahui ia meninggal karena pembekuan darah di paru-paru dan perutnya, keesokan harinya.

Sementara itu, dokter Mina Gerges mengatakan kepada BBC bahwa dirinya tak melakukan kesalahan apapun saat merawat Menna.

Ia juga menolak memberi komentar lebih jauh terkait kasus tersebut karena untuk menjaga kerahasiaan pasien.

Kematian Meena ini disebut sebagai emboli setelah sedot lemak.

Tidak ada otopsi yang dilakukan atau tuntutan pidana yang diajukan.

Menurut teman-temannya, alasan mahasiswa hukum itu nekat melakukan sedot lemak sepertinya karena ia sedih dengan berat badannya yang mencapai 101 kg.

Sedihnya, Menna sampai sering bertanya-tanya terkait penampilannya.

"Memang saya gemuk sangat kah?

Saya tak cukup cantik kah?" tanya Menna semasa hidup kepada teman-temannya.

Dengan rasa kurang percaya diri pada tubuhnya, Menna malah memperoleh informasi tentang ahli bedah plastik secara online dan hal itu lah yang membuat ia nekat melakukan operasi.

(TribunStyle.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul 'Ingin Tampil Sempurna, Calon Pengantin Wanita Lakukan Sedot Lemak, Nyawa Melayang Jelang Pernikahan'

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved