Breaking News:

Vokal Minta Keadilan untuk Brigadir J, Kamaruddin Pernah Diancam 3 Petinggi Ini, Seret Nama Ahok

Getol cari keadilan untuk Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak malah seret nama para petinggi ini, diancam hingga akan dipolisikan.

Editor: ninda iswara
TribunNewsmaker Kolase
Getol cari keadilan untuk Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak malah seret nama para petinggi ini, diancam hingga akan dipolisikan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menjadi pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak harus berurusan dengan banyak orang.

Selama ini Brigadir J cukup vokal menyuarakan keadilan untuk keluarga Brigadir J.

Kamaruddin Simantunjak pun mendapat ancaman hingga akan dipolisikan oleh sejumlah orang.

Kamaruddin diancam dipolisikan oleh Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Direktur Utama (Dirut) Taspen ASN Kosasih, serta Petinggi Partai Demokrat.

Mereka mengancam mempolisikan Kamaruddin Simanjuntak lantaran buntut dari penyataan kuasa hukum pihak Brigadir J tersebut.

Hal tersebut terjadi saat Kamaruddin menangani kasus pembunuhan Brigadir J.

Lantas apa saja masalahnya?

Baca juga: SEBELUM Diusir Petugas, Kamaruddin Simanjuntak Sempat Dihadang Brimob Bersenjata Laras Panjang

Baca juga: Pelanggaran! Kamaruddin Emosi Diusir dari Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Pelapor Tak Boleh Lihat

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak (Facebook/ YouTube)

1. Kamaruddin Simanjuntak tuding Dirut Taspen punya wanita simpanan

Sebelumnya, viral di media sosial potongan video Kamaruddin Simanjuntak menyebut adanya dana Rp 300 triliun yang dipersiapkan untuk modal kampanye seorang capres di Pilpres 2024.

Dalam video tersebut, Kamarudin menuding Dirut BUMN PT Taspen yang mengelola dana Rp 300 triliun itu dan memiliki banyak wanita simpanan, diberitakan Tribunnews sebelumnya.

Para wanita ini disebut dititipi uang oleh dirut BUMN tersebut dari hasil investasi dana perusahaan.

Saat dikonfirmasi perihal peryataannya itu, Kamaruddin mengaku akan melaporkan ANS Kosasih terkait pengelolaan dana Rp 300 triliun untuk dana kampanye capres 2024.

Kamaruddin bahkan mengklaim sudah melaporkan permasalahan ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

“Itu laporan tersendiri nanti. Dirut PT Taspen,” kata Kamaruddin di Mabes Polri, Jumat (26/8/2022) lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved