Breaking News:

BERANI Jual Pertalite Harga Rp 8,900, Terjawab Siapa Pemilik SPBU Vivo, Ini 18 Lokasinya di Jakarta

Di saat pemerintah naikkan harga Pertalite jadi Rp 10 ribu, SPBU Vivo justru jual harga Rp 8,900. Ini pemilik dan lokasinya.

Editor: octaviamonalisa
ist
Penjelasan Apa Itu SPBU Vivo serta Profil Perusahaan Vivo dan juga Siapa Pemilik SPBU Vivo. 

Pada tahun 2021 lalu, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar 279 miliar dollar AS.

Dengan jaringan di lebih dari 40 negara, di tahun 2020, perusahaan multinasional ini memperdagangkan 367 juta ton minyak mentah dan produk turunannya.

Selain bermain di hilir dengan menjual BBM secara langsung melalui jaringan SPBU-nya, Vitol Group juga merambah sektor hulu dengan ikut mengebor minyak di Afrika dengan produksi sekitar 55.000 barel per hari.

Blok minyak terbesar milik Vitol Group berada di Ghana.

Sektor bisnis lain yang digeluti perusahaan ini termasuk kapal tangker minyak, kilang minyak, terminal migas, gas alam, dan energi terbarukan.

Bisnisnya di Indonesia Di Tanah Air, perusahaan berkantor di Gama Tower, Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta.

Guna mendukung operasionalnya, Vivo juga memiliki unit kilang mini dan tangki BBM di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Perusahaan ini berekspansi dengan membangun bisnis SPBU Vivo yang secara langsung berkompetisi dengan Pertamina maupun SPBU lain milik swasta yang sudah lebih dulu eksis seperti Shell, AKR, dan BP.

Sebagian SPBU yang dimiliki Vivo ini awalnya merupakan bekas SPBU Total yang memilih hengkang dari Indonesia, ini setelah perusahaan minyak asal Prancis ini menganggap bisnis hilirnya kurang menguntungkan.

Baca juga: Harga Pertalite, Pertamax & Solar Naik, Jenis BBM Ini Malah Semakin Murah, Cek Daftar Selengkapnya

Vivo menyalurkan BBM non-subsidi dan hanya menjual BBM jenis umum.

Ada tiga jenis BBM yang dijual SPBU Vivo antara lain Revvo 89, Revvo 92 dan Revvo 95.

Revvo 89 adalah BBM jenis bensin dengan harga paling murah yakni Rp 8.900 per liter.

Sesuai namanya, Revvo 89 memiliki research octane number (RON) 89 atau sedikit di bawah Pertalite yang memiliki RON 90.
Oktan adalah angka yang menunjukkan tingkat ketukan (knocking) yang dihasilkan di ruang bakar saat terjadi pembakaran.

Angka oktan pada RON didapat setelah melalui hasil penelitian laboratorium.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved