Breaking News:

PROFIL Ratu Atut, Eks Gubernur Banten 2 Kali Korupsi, Dinasti Politik, Bebas Seusai 7 Tahun Penjara

Dua kali terjerat kasus korupsi, Ratu Atut Chosiyah kini bebas setelah 7 bulan dipenjara, berikut profil mantan Gubernur Banten ini.

Editor: ninda iswara
Tribunnews/ Dany Permana
Dua kali terjerat kasus korupsi, Ratu Atut Chosiyah kini bebas setelah 7 bulan dipenjara, berikut profil mantan Gubernur Banten ini. 

Suami Atut, Hikmat Tomet, menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dan dijagokan lagi oleh Golkar sebagai caleg di Pemilu 2014.

Anak Atut, Andika Hazrumy, juga menduduki jabatan di DPD RI mewakili Banten dan menjadi caleg Golkar untuk DPR RI di Pemilu 2014.

Anak tiri Atut, Tanto Warbono Arban, juga diajukan menjadi anggota DPRD I Banten di Pemilu 2014 mendatang.

Tidak hanya itu, sebut saja Rosi Khoerunnisa yang juga saudara ipar Atut, menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD II Serang dan akan diusung Golkar untuk DPRD I Banten pada Pemilu 2014.

Saudara Atut lain yang maju menjadi DPD RI 2014 dari Banten adalah Andiara Aprilia Hikmat.

Baca juga: Dipecat dari Polri, Perjalanan Kasus Raden Brotoseno, Tersandung Kasus Korupsi, Dinilai Berprestasi

Baca juga: SOSOK Alex Noerdin eks Gubernur Sumsel, Divonis 12 Tahun Penjara Kasus Korupsi, Ini Jejak Kariernya

Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, bebas dari penjara setelah tersandung kasus korupsi
Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, bebas dari penjara setelah tersandung kasus korupsi (Warta Kota/ Henry Lopulalan)

Terjerat dua kasus

Diketahui, Ratu Atut terjerat dalam dua kasus korupsi.

Pertama, Ratu Atut terbukti menyuap Akil Mochtar senilai Rp1 miliar.

Atut divonis selama 4 tahun oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada tahun 2014 lalu.

Ratu Atut kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Permohonannya kemudian ditolak oleh hakim agung.

Hukumannya bahkan ditambah dari empat tahun menjadi 7 tahun penjara.

Dia pun mengajukan peninjauan kembali (PK) dan akhirnya ditolak.

Atut juga tersangkut perkara korupsi pengadaan Alat Kesehatan Provinsi Banten dengan kerugian negara Rp 79,7 miliar.

Atas perbuatannya, Atut dihukum pidana penjara 5,5 tahun.

Atut juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 250 juta subsidair 3 bulan penjara.

(Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PROFIL Ratu Atut: Bangun Dinasti Politik di Banten, Terjerat 2 Kasus Korupsi, Kini Bebas dari Jeruji

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved