Breaking News:

Disebut Dapat Uang Tutup Mulut 500 Juta dari Ferdy Sambo, Pengacara Bripka RR Bantah, Sebut Upah Ini

Pengacara Bripka RR membantah uang 500 juta dari Ferdy Sambo sebagai uang tutup mulut pembunuhan Brigadir J, sebut untuk ini

Editor: Talitha Desena
Kolase, Tribunnews.com/Facebook
Kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Bripda RR dituduh terima uang 500 juta dari Ferdy Sambo sebagai alat tutup mulut pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, pengacara membantah.

Seperti yang diketahui, kasus tewasnya Brigadir J di kediaman Ferdy Sambo masih menjadi sorotan nasional.

Kasus pembunuhan Brigadir J kini makin mengerucut setelah dilakukan rekonstruksi dan juga tes kebohongan.

Satu di antara lima tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Bripka RR belum lama ini membuat pernyataan menghebohkan.

Bripka RR mengatakan hal yang sebenarnya terjadi dalam kasus tewasnya Brigadir J.a

Pernyataan Bripka RR itu tak terlepas dari isu uang tutup mulut yang dia terima dari Ferdy Sambo.

Sebelumnya pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan jika para ajudan Ferdy Sambo yaitu Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf yang merupakan sopir keluarga Sambo telah menerima uang dari Ferdy Sambo.

Baca juga: Tawa Jenderal Listyo Sigit Cerita Momen Ferdy Sambo Akui Kebohongan: Namanya Juga Mencoba Bertahan

Baca juga: Korban Keadaan Cabut Keterangan Ikut Skenario Ferdy Sambo Bunuh Yosua, Bripka RR Belum Ajukan JC

Kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J
Kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J (Kolase, Tribunnews.com/Facebook)

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, uang itu adalah untuk tutup mulut soal kasus pembunuhan Brigadir J.

Dia menyebut, uang yang diberikan sebesar Rp 500 juta.

Merespon pernyataan tesebut, kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar bereaksi 

Erman Umar meluruskan bahwa uang yang diterima kliennya bukan uang tutup mulut.

Eman Umar mengatakan, dalam berita acara pemeriksaan yang dia baca, uang tersebut diberikan karena kliennya telah menjaga istri Sambo, Putri Candrawathi.

"Kalimatnya dalam BAP yang saya baca itu 'karena kalian sudah menjaga Ibu'," kata Erman Umar, Kamis (8/9/2022), malam.

 

Serba salah

Erman Umar menjelaskan, Bripka RR berada dalam keadaan yang serba salah.

Erman Umar mengatakan, dalam kasus pembunuhan Brigadir J, kliennya hanya korban keadaan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved