Breaking News:

Hanya Gara-gara Pulpen Palsu Asal China, Indonesia Kini Rugi Miliaran Rupiah

Hanya gara-gara pulpen palsu asal China, Indonesia rugi miliaran rupiah.

Editor: Candra Isriadhi
Ellyvon Pranita
Sebanyak 1,3 bolpoin palsu yang telah merugikan produsen sekitar Rp 2 miliar dimusnahkan Bea Cukai, HAKi dan Polri pada Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Hanya gara-gara pulpen palsu asal China, Indonesia rugi miliaran rupiah.

Setidaknya 13 juta pulpen palsu asal China berhasil dimusnahkan oleh bea cukai.

Pemusnahan 13 juta pulpen tersebut karena terindikasi penyelundupan barang ilegal.

Selain bea cukai pemusnahan juga dibarengi Bareskrim Polri bersama Ditjen Hak atas Kekayaan Intelektual Kemenkumham di PT Standardpen Industries, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Jutaan pulpen palsu yang dimusnahkan petugas ini merupakan hasil pencegahan barang selundupan dari China di pelabuhan.

Barang ilegal itu berhasil diamankan setelah berusaha diselundupkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan Tanjung Mas Semarang.

Pemusnahan dilakukan menggunakan cara digiling menggunakan alat berat.

Baca juga: NIAT LICIK Pria Ini Gagal karena Tersenyum, Emas Selundupan Berbentuk Gigi Palsu Diketahui bea cukai

Baca juga: FAKTA Wagub Lampung Diteror Pinjol Ilegal, Kirim Pesan Balik ke Peneror, Polisi Turun Tangan

Petugas Bea Cukai, Bareskrim Mabes Polri dan Hak atas Kekayaan Intelektual melakukan pemusnahan 1,3 juta pulpen palsu asal China di PT Standardpen Industries, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (8/9/2022).
Petugas Bea Cukai, Bareskrim Mabes Polri dan Hak atas Kekayaan Intelektual melakukan pemusnahan 1,3 juta pulpen palsu asal China di PT Standardpen Industries, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (8/9/2022). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Total ada 1,3 juta buah bolpen yang kami musnahkan dengan estimasi kerugian mencapai 2 miliar," kata Proyek Manager PT Standardpen Industries, Marsudi di Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamus (8/9/2022).

Pasalnya, 1,3 juta bolpen ilegal tersebut adalah palsu. Bahkan, tingkat kemiripannya hampir 90 persen menyerupai aslinya.

"Jika dilihat dari kemasan tentu berbeda. Selain itu, tinta yang ada pada produk kami juga tidak terlalu cokelat, ini jelas merugikan baik untuk kami maupun konsumen," pungkas Marsudi.

Di kesempatan yang sama, Ahmad Rifadi selaku Koodinator dan Pencegahan Sengketa pada Dirjen HKI mengatakan, ini merupakan komitmen pencegahan barang ilegal.

Juga bentuk komitmen negara Indonesia dalam melakukan penegakan hukum.

"Ini merupakan atensi-atensi penegakan hukum untuk efek jera bagi pengusaha yang nakal. Kegiatan positif bagi penegakan hukum di Indonesia," ujar Ahmad.

Sebanyak 1,3 bolpoin palsu yang telah merugikan produsen sekitar Rp 2 miliar dimusnahkan Bea Cukai, HAKi dan Polri pada Kamis (8/9/2022).
Sebanyak 1,3 bolpoin palsu yang telah merugikan produsen sekitar Rp 2 miliar dimusnahkan Bea Cukai, HAKi dan Polri pada Kamis (8/9/2022). (Ellyvon Pranita)

Niat Hati Ingin Selundupkan Emas, Aksi Pria Ini Terbongkar Seketika

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved