Breaking News:

Korea Utara Ngotot Perang Nuklir, AS dan Korea Selatan Mikir-mikir Mau Ajak Damai Atau Tidak

Korea Utara ngotot perang nuklir, AS dan Korea Selatan mikir-mikir mau ajak damai.

Editor: Candra Isriadhi
TIME
Kim Jong Un dan Donald Trump. Korea Utara ngotot perang nuklir, AS dan Korea Selatan mikir-mikir mau ajak damai. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Korea Utara ngotot perang nuklir, AS dan Korea Selatan mikir-mikir mau ajak damai.

Sebelumnya ketegangan terjadi di semenanjung Korea antara bagian utara dan selatan.

Ketegangan semakin menjadi-jadi ketika Amerika Serikat mulai ikut campur.

Hingga kini Hubungan memanas antara Korea Utara dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan masih terjadi.

Pasalnya, Korea Utara dengan tegas tidak akan meninggalkan persenjataan nuklir dan rudal yang mereka miliki.

Hingga membuat Amerika Serikat dan Korea Selatan mencari cara lain untuk membujuk Korea Utara.

Hal yang ditakutkan benar-benar terjadi yaitu ancaman serius perang terbuka nuklir yang pernah diungkapkan oleh Korea Utara hingga Amerika Serikat dan Korea Selatan mau untuk menapaki jalan damai.

Baca juga: Ngidam Naik Tank Perang Sampai Nangis, Keinginan Wanita Ini Terwujud, Sikap Personel Militer Dipuji

Baca juga: Amerika Serikat Ketar-ketir, Pejabat Senior Sebut Mereka di Ambang Perang dengan Rusia & China

AS dan Korea Selatan tapaki jalan damai usai Korea Utara tebar ancaman serius perang terbuka nuklir.
AS dan Korea Selatan tapaki jalan damai usai Korea Utara tebar ancaman serius perang terbuka nuklir. (STR/KCNA VIA KNS/AFP)

Sebelumnya, Korea Utara menyatakan alasannya untuk tidak akan pernah meninggaklan senjata nuklir dan rudalnya.

Hal itu disebabkan karena merupakan kebituhannya untuk melawan permusuhan dari Amerika Serikat.

Korea Utara menuduh bahwa Amerika Serikat ingin menarik persenjataan nuklir dan rudalnya untuk melemahkan Korea Utara dan akhirnya meruntuhkan pemerintahan otoriternya.

Bahkan beberapa hari lalu, anggota parlemen Korea Utara telah mengesahkan undang-undang yang memberi wewenang kepada militer Korea Utara untuk secara otomatis melakukan serangan nuklir terhadap pasukan musuh jika kepemimpinannya diserang.

Sebagaimana dilansir dari theguardian, Undang-undang tersebut mengabadikan kebijakan senjata nuklir Korea Utara dan membuat status nuklirnya tidak dapat diubah.

Baca juga: SOSOK Jesse Choi Suami Maudy Ayunda yang Curi Perhatian, Berdarah Korea Selatan, Pebisnis & Investor

Baca juga: DULU DI-BULLY, Begini Kabar Pria Korea Selatan yang Nikahi Wanita Minang, Kaget Sifat Asli Terkuak

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Pilpres 2020 Joe Biden dan Kamala Harris (AFP)
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Pilpres 2020 Joe Biden dan Kamala Harris (AFP) (AFP)

Hal inilah yang menggarisbawahi meningkatnya ketegangan saat Korea Utara mempercepat perluasan program senjata nuklir dan misilnya.

Bahkan Korea Utara telah mengeluarkan ancaman konflik nuklir yang semakin provokatif terhadap Amerika Serikat dan sekutunya di Asia dalam beberapa bulan terakhir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved