Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

TEKA-TEKI Siapa Sosok yang Tembak Brigadir J Pakai Pistol Antik, Disebut Senjata Kuno dari Jerman

Ada kabar dugaan bahwa adanya penembak lain dalam pembunuhan terhadap Brigadir J.

Editor: galuh palupi
Kolase Tribunnewsmaker
Brigadir J ditembak memakai senjata antik 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ada kabar dugaan bahwa adanya penembak lain dalam pembunuhan terhadap Brigadir J.

Hal ini sempat diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik beberapa waktu lalu.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik saat itu menyebut telah teridentifikasi jenis senjata lain selain senjata Glock 17 dan HS 9.

Ahmad Taufan menyebut di tubuh Brigadir J ditemukan amunisi dari jenis pistol antik jenis Luger.

Lalu siapa yang menggunakan senjata antik tersebut, Ferdy Sambo ataukah memang ada eksekutor ketiga dalam pembunuhan terhadap Brigadir J?

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menduga kuat pemilik senjata api Luger adalah Ferdy Sambo.

Baca juga: TRANSAKSI Ratusan Juta dari Rekening Brigadir J, ATM Dikuasai Putri, Sosok Ini Sebut Pelanggaran

Penampakan pistol jenis Luger Pistole Parabellum, senjata yang pelurunya ditemukan di TKP pembunuhan Brigadir J
Penampakan pistol jenis Luger Pistole Parabellum, senjata yang pelurunya ditemukan di TKP pembunuhan Brigadir J (Istimewa/ www.amazine.co)

Sebab pistol Luger adalah pistol antik buatan Jerman yang hanya mungkin dimiliki oleh orang yang cukup lama berkecimpung di persenjataan.

“Jadi orang-orang yang punya koleksi senjata seperti itu adalah orang yang berlatar belakang bahwa dia sejak dulu sudah menguasai persenjataan,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

“Siapa yang sejak dulu sudah menguasai persenjataan yaitu adalah ayahnya Ferdy Sambo, (Ayahnya) Ferdy Sambo itu kan, pensiun terakhir kan adalah mayor jenderal, jadi kemungkinan besar dia bisa mengkoleksi senjata-senjata kuno, era-era 1800 sampai 1990.”

Maka itu, lanjut Kamaruddin, untuk menuntaskan kerumitan pembunuhan berencana Brigadir J perlu dilibatkan TNI dan PPATK.

Menurut Kamaruddin, TNI dikenal disiplin dan sportif.

Menurut Kamaruddin akan berbeda nasib perwira Polri yang tidak pandai menjilat dalam tugasnya.

“Yang kerjanya baik-baik tidak pandai menjilat sehingga tidak (mendapatkan) jabatan yang VIP, kan begitu,” kata Kamaruddin.

Hal ini penting sebagai kunci untuk mengetahui siapa pemilik senjata api jenis Luger yang amunisinya teridentifikasi di TKP, selain dua Glock 17 dan HS 9.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved