Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Naik 'Private Jet' Kunjungi Keluarga Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan Kini Jadi Bulan-bulanan

Naik 'private jet' kunjungi rumah keluarga Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan kini jadi bulan-bulanan.

Editor: Candra Isriadhi
Instagram @sealisyah
Brigjen Hendra Kurniawan disebut tak punya tata krama saat kunjungi rumah Brigadir J. Naik 'private jet' kunjungi rumah keluarga Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan kini jadi bulan-bulanan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Naik 'private jet' kunjungi rumah keluarga Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan kini jadi bulan-bulanan.

Keterlibatan Brigjen Hendra Kurniawan dalam kasus Ferdy Sambo satu persatu mulai dikuak.

Bahkan kini transportasi apa yang digunakan oleh Brigjen Hendra Kurniawan sewaktu menuju ke Jambi sedang dikorek.

Karena kabarnya Brigjen Hendra Kurniawan diketahui menggunakan 'private jet' hanya untuk pergi ke keluarga Brigadir J.

Setelah sampai di Jambi, Komjen Hendra Irawan diketahui menghalangi keluarga Brigadir J untuk membuka peti jenazah.

Kini Indonesia Police Watch (IPW) meminta tim khusus (timsus) Polri untuk mengusut soal penyedia private jet yang diduga digunakan mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan untuk ke Jambi.

Merepons hal itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, itu merupakan bagian dari materi pendalaman timsus Polri.

Baca juga: Sosok RBT, Mafia Judi Online yang Dikabarkan Pinjamkan Jet Pribadi ke Hendra Kurniawan, akan Diusut

Baca juga: Hendra Kurniawan Temui Keluarga Brigadir J Pakai Jet Pribadi, Kini Pemiliknya Diusut, Diduga 2 Orang

Brigjen Pol Hendra Kurniawan dicopot dari jabatan Karo Paminal Divisi Propam Polri terkait kasus Brigadir J.
Brigjen Pol Hendra Kurniawan dicopot dari jabatan Karo Paminal Divisi Propam Polri terkait kasus Brigadir J. (YouTube Divisi Humas Polri)

“Itu bagian dari materi Timsus, khususnya Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Wabprof Divisi Porpam Polri),” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Berdasarkan keterangan tertulis IPW, saat awal kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat pada tanggal 11 Juli 2022, Brigjen Hendra diduga menggunakan private jet untuk mendatangi rumah keluarga Brigadir J.

Adapun saat itu Brigjen Hendra sempat ke Jambi menemui keluarga Brigadir J untuk memberikan penjelasan atas kematian Brigadir J atas perintah mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

“Mantan Karo Paminal Divpropam Polri itu bersama-sama Kombes Pol Agus Nurpatria, Kombes Pol Susanto, AKP Rifazal Samual Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika menggunakan private jet yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak sebagai milik seorang mafia berinisial RBT,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Senin.

IPW juga mencium aroma keterlibatan RBT dan YS terkait kasus Ferdy Sambo dan konsorsium terkait judi online.

Menurut IPW, nama YS selaku Direktur Utama PT PPSF muncul dalam struktur organisasi "kaisar Sambo" dan "konsorsium 303". Dari data IPW, YS tercatat sebagai bos konsorsium judi di wilayah Jakarta.

“Nama RBT dalam catatan IPW adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” kata dia.

Baca juga: Hendra Kurniawan Ditahan, Seali Syah Kerja Keras, Ini Pekerjaannya, Rela Suami Dipecat dari Polri

Baca juga: Seali Syah Rela Jika Hendra Kurniawan Dipecat Tak Hormat: Lebih Bagus Berhenti Sekalian Jadi Polisi

Brigjen Hendra Kurniawan dan sang istri, Seali Syah.
Brigjen Hendra Kurniawan dan sang istri, Seali Syah. (Instagram)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved